<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9151">
<titleInfo>
<title>Eksistensi Pesantren AL-Jauharotunnaqiyyah dan Peranannya dalam Pengembangan Agama Islam</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HJ. Sholihat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2001</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 68hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: HJ Sholihat, NIM: 97410112, Judul skripsi: Eksistensi Pesantren AL-Jauharotunnaqiyyah dan Peranannya dalam Pengembangan Agama Islam.


Keberadaan pesantren mempunyai dinamika sejarah yang panjang, ia merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Pada tingkat awal pesantren dapat dikatakan sebagai lembaga keagamaan yang hanya mengajarkan. Mengembangkan dan menyebarkan Islam. Yang dengan menitik beratkan pada pengkajian kitab-kitab klasik karangan ulama-ulama besar, para santri yang belajar di pesantren di harapkan dapat menjadi kiai, ulama, mubaligh atau guru agama. Penelitian ini menitik tolak dari pemikiran bahwa keberadaan pesantren kini, ditengah perubahan-perubahan pola kehidupan masyarakat, dan perubahan cara pandang masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Apakah pesantren akan tetap eksis dengan ketradisionalan dan keunikannya atau akan mengikuti perkembangan seperti yang terjadai di masyarakat sekitarnya. Dari penelitian ini diperoleh bahwa pesantren AL-Jauharotunnaqiyyah tidak selalu mengalami grafik naik, akan tetapi perubahan-perubahan yang terjadi telah memberikan nilai tersendiri bagi eksistensi pesantren ini. Ia telah mengikuti perkembangan dari segi kurikulum, metode pengajaran dan kelembagaannya. Hal ini dibuktikan dengan hasil dari jawaban responden melalui wawancara ataupun angket dengan hasil dari jawaban responden melalui wawancara maupun angket dengan rata-rata 60% yang berarti sebagian besar masyarakat Cibeber memberikan respon yang positif terhadap keberadaan pondok pesantren AL-Jauharotunnaqiyyah.</note>
<subject authority=""><topic>Eksistensi pesantren</topic></subject>
<classification>SKRIPSI PAI 22</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 22</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PAI 22</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (RAK 11)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 22</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>9151</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-08-16 10:49:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-08-16 10:56:51</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>