<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7955">
<titleInfo>
<title>Upaya Meningkatkan Tahsinut Tilawah Al-Qur’an Sesuai Ilmu Tajwid dengan Menggunakan Metode Tartil pada Santri Pondok Salafiah Raudlatus Sibyan Kec. Mandalawangi Kabupaten Pandeglang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Encep Deden</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang-banten</placeTerm></place>
<publisher>Fak. Tardab</publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 69hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tilawah Al-Qur’an adalah salah satu sarana untuk mendekatkan diri dan beribadah kepada Allah SWT, membaca dengan tartil bagi setiap muslimin dan muslimat, fardlu ‘ain hukumnya. Namun disisi lain, mayoritas Umat Islam dalam Tilawah Al-Qur’an dewasa ini masih memprihatinkan, dalam hal ini khususnya pada Santri Salafiah Raudlatus Sibyan. Banyak faktor penyebab keadaan ini, diantaranya metode pengajaran yang kurang efektif, guru yang kurang memadai atau pribadi yang kurang menyadari kelemahannya dalam Tilawah Al-Qur’an sehingga tidak tertarik untuk berguru.
Berdasarkan Latar Belakang di atas, maka permasalahan yang diangkat oleh  peneliti yaitu 1). Bagaimana penerapan metode Tartil dalam upaya untuk meningkatkan Tahsinut Tilawah Al-Qur’an pada Santri Salafiah Raudlatus Sibyan? 2). Apakah penggunaan metode Tartil dapat meningkatkan Tahsinut Tilawah Al-Qur’an pada Santri Salafiah Raudlatus Sibyan? 
Dalam Penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dalam bahasa inggris disebut Classroom Action Research (CAR). Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian kolaboratif partisipatory dengan model penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.
Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dapat diperoleh kesimpulan, bahwa adanya peningkatan yang cukup signifikan pada Santri Pondok Salafiah Raudlatus Sibyan dalam Tahsinut Tilawah Al-Qur’an dengan menggunakan metode tartil. Dari 24 santri, 20 diantaranya tuntas dalam tilawah Al-Qur’an dan 4 tidak tuntas. Hal ini dapat dilihat dari presentase peningkatan dari tahap Pra Siklus (59.3%), Siklus I (71.8%) dan Siklus II (83.3%).</note>
<subject authority=""><topic>Metode Tartil</topic></subject>
<classification>Skripsi PAI 1717</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>Skripsi PAI 1717</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">Skripsi PAI 1717</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (4)</sublocation>
<shelfLocator>Skripsi PAI 1717</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>7955</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-04-12 09:13:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-12 09:13:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>