Detail Cantuman Kembali
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Melafalkan Adzan
Mata Pelajaran PAI di Sekolah, dalam pelaksanaannya masih menunjukkan berbagai permasalahan. Saat ini masih sebatas sebagai proses penyampaian “pengetahuan tentang Agama Islam.” Kebanyakan metode pembelajaran yang digunakan selama ini lebih ditekankan pada ceramah, akibatnya siswa kurang bergairah dan aktif di kelas yang menyebabkan tidak adanya motivasi siswa untuk belajar PAI. Melihat kenyataan yang ada di lapangan. Sehingga menurunkan prestasi belajar siswa. Untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut perlu diterapkan suatu cara alternatif mempelajari lafal adzan di Sekolah sehingga memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi kreativitasnya.
Salah satu alternatif yang bisa digunakan adalah dengan penerapan metode demonstrasi. Dengan penggunaan metode ini diharapkan agar mata pelajaran PAI khususnya materi melafalkan adzan dapat mudah dikuasai dan dapat meningkatkan motivasi siswa terhadap materi pembelajaran.
Berangkat dari permasalahan di atas maka secara umum dirumuskan dalam penelitian ini yaitu Apakah penerapan metode Demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam melafalkan Adzan?.
Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banjarsari 3 Kota Serang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi; pengukuran tes hasil belajar; dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan motivasi melafalkan adzan siswa pada mata pelajaran PAI kelas V SDN Banjarsari 3 Kota Serang. Indikator peningkatan motivasi siswa terlihat dari meningkatnya keaktifan belajar dari pra siklus adalah nilai rata-rata kelas sebesar 59,68 meningkat menjadi 74,21 pada siklus I atau sekitar 14,53%. Peningkatan prestasi belajar antara siklus I dengan siklus II adalah pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 74,21 meningkat menjadi 82,75 pada siklus II atau sekitar 84,51%. Dengan begitu nilai rata-rata siswa sudah mencapai kriteria ketuntasan minimum yang sebesar 70.
Rodiah - Personal Name
Skripsi PAI 1617
Skripsi PAI 1617
Text
Indonesia
Fak. Tardab
2012
serang
21.5cm, 28cm, 66hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







