<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7422">
<titleInfo>
<title>PEMIKIRAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI TENTANG FIQH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nurhayati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas syariah dan ekonomi islam IAIN SMH Banten</publisher>
<dateIssued>1998</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 93hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: Nurhayati, NIM: 946.4489, Judul skripsi: Pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani Tentang Fiqh (Studi pada Kitab Mirqatus Shu'ud AT-Tashdiq dan Uqudul Lujain fi Bayani Huquqi Al-Zawjain)

Pada dasarnya, taklid dan pembekuan ijtihad terjadi dalam fiqh dengan merujuk pada karya para ulama madzhabiyah atau yang bertaklid kepada mereka, bukan karya atau pemikiran para imam mujtahid itu sendiri. Kemudian, karya-karya ini muncul dalam bentuk Syarh, Hasyiah atau Hamisy yang kandungannya lebih sulit dipahami dari pada kitab-kitab induk, seperti halnya dalam hal ini, lahir ulama salaf pada abad ke-19 M, Syekh Nawawi AL-Bantani. Dalam kajian fiqh Syekh Nawawi tersebut bercirikan tasawuf fan tasawufnya bercirikan fiqh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode yang diajarkan oleh Syekh Nawawi, dan sumber-sumber yang dijadikan rujukan dalam ajarannya, sehingga dapat diketahui pengaruh perkembangan ajaran dan karakteristik fiqh Syekh Nawawi, antara lain ajaran tentang komponen-komponen sistem baru itu diambil dari istilah-istilah fiqh, tesis-tesis para teolog, dan formula-formula sufistik. Kemudian penelitian ini, dilakukan dengan cara menelaah sumber-sumber hukum yang dijadikan dasar tentang ajaran fiqh Syekh Nawawi. Kemudian dianalisa ajaran-ajaran yang telah ditetapkan oleh Syekh Nawawi dan faktor-faktor yang mempengaruhi lainnya ajaran tersebut. Dan analisa data dilakukan pendekatan Methode Induktif dan deduktif.</note>
<subject authority=""><topic>PEMIKIRAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI</topic></subject>
<classification>SKRIPSI ASY 18</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 18</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI ASY 18</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (4)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 18</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>7422</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-10 08:28:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-02-10 08:41:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>