<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7270">
<titleInfo>
<title>TINJAUAN QAIDAH FIQHIYAH TENTANG STRELISASI DAN KELUARGA BERENCANA DALAM HUKUM ISLAM</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WINDA NURAINI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas syariah dan ekonomi islam IAIN SMH Banten</publisher>
<dateIssued>2007</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 63hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: Winda Nuraini, NIM: 03316059, Judul skripsi: Tinjauan Qaidah Fiqhiyah tentang Sterilisasi dan Keluarga Berencana dalam Hukum Islam.

Sterilisasi merupakan memandulkan lelaki atau wanita dengan jalan operasi (pada umumnya) agar tidak dapat menghasilkan keturunan. Keluarga Berencana, merupakan suatu usaha yang mengatur banyaknya jumlah kelahiran sedemikian rupa, sehingga bagi ibu maupun bayinya dan bagi ayah serta keluarganya atau masyakarat yang bersangkutan, tidak akan menimbulkan kerugian sebagai akibat langsung dari kelahiran tersebut. Jadi, bila pertanyaan mengenai kontrasepsi timbul, kaum muslim ragu-ragu, karena hal ini berarti mengontrol kelahiran umat manusia dan merusakkan proses alamiah penciptaan, untuk mencoba menghilangkan beberapa salah paham dalam masalah ini, telah ditunjukkan bahwa dalam kasus-kasus tertentu dalam masalah ini, membahayakan kesehatan wanita atau bahkan dapat mengancam nyawanya, maka dalam kasus ini hukum darurat seperti yang dijelaskan dalam hukum Islam akan berlaku dengan mengharuskan wanita dengan menggunakan alat kontrasepsi demi kesehatannya atau melindungi nyawanya hak untuk hidup. Tujuan penulisan ini dimaksudkan untuk mengetahui pandangan strelisasi dan keluarga berencana ditinjau dari hukum Islam, untuk mengetahui pandangan strelisasi dan keluarga berencana dengan qaidah fiqhiyah.</note>
<subject authority=""><topic>QAIDAH FIQHIYAH</topic></subject>
<classification>SKRIPSI ASY 270</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 270</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI ASY 270</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (4)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 270</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>7270</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-27 13:57:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-27 13:58:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>