<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7188">
<titleInfo>
<title>PROSEDUR  ISBAT NIKAH DI PENGADILAN AGAMA SERANG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AFIYAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang-banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas syariah dan ekonomi islam IAIN SMH Banten</publisher>
<dateIssued>2010</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 60hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: Afiyah, NIM: 061100016, Judul skripsi: Prosedur Isbat Nikah di Pengadilan Agama Serang (Studi Kasus di Pengadilan Agama Serang)

Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam maka hukum Islam sangat mempengaruhi sikap moral dan kesadaran hukum asyarakatnya. Faktor di atas antara lain yang menjadikan agama Islam menggunakan azas atau tata cara perkawinan yang sederhana, dengan tujuan agar seseorang tidak terjebak atau terjerumus ke dalam perzinaan. Tata cara yang sederhana itu nampaknya sejalan dengan Undang-undang No. 1 Tahun 1974 Pasal 2 ayat (1) yang berbunyi: Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya. Dalam agama dikemukakan bahwa salah satu alternatif untuk menghindari perbuatan keji itu, yakni mempercepat perkawinan orang-orang yang masih berstatus bujangan. Berdasarkan uraian diatas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana kedudukan isbat nikah dalam UU No. 1 Tahun 1974? 2) Bagaimana peranan pengadilan agama Serang terhadap legalisasi pernikahan di bawah tangan ?) Bagaimana prosedur isbat nikah sirri di Pengadilan Agama Serang? Dari ketiga rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitiannya adalah: 1) Mengetahui peranan Pengadilan Agama Serang terhadap legalisasi pernikahan di bawah tangan dan 3) Untuk mengetahui prosedur isbat nikah sirri di Pengailan Agama Serang.</note>
<subject authority=""><topic>PROSEDUR ISBAT</topic></subject>
<classification>SKRIPSI ASY 350</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 350</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI ASY 350</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (4)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 350</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>7188</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-25 15:42:48</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-25 15:43:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>