<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6965">
<titleInfo>
<title>HAK ASASI MANUSIA DAN KEDUDUKANNYA DI MUKA HUKUM MENURUT KUHAP</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>hasan basri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas syariah dan ekonomi islam IAIN SMH Banten</publisher>
<dateIssued>2000</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 67hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: Hasan Basri, NIM: 966.5031, Judul skripsi: Hak Asasi Manusia dan Kedudukannya di Muka Hukum Menurut KUHAP (Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pasal 50 s.d 68 KUHAP).

Salah satu dasar penting dalam proses peradilan pidana adalah asas praduga tak bersalah. Di Indonesia penjabaran asas ini diatur secara tegas dalam Pasal 8 UU No. 14 Tahun 1970. Asas ini dimaksudkan untuk melindungi hak asasi manusia tersangka dan terdakwa. Namun dalam kenyataannya, sering kali terjadi pelanggaran terhadap hak asasi tersangka dan terdakwa tersebut di dalam proses peradilan pidana di Indonesia. Oleh karena itu, masalah pokok yang timbul adalah : bagaimana prinsip ddasar hukum Islam tentang hak tersangka dan terdakwa di muka hukum menurut Islam, apakah bentuk perlindungan hak asasi manusia dalam hukum menurut Islam, apakah bentuk perlindungan hak asasi manusia dalam hukum positif Pasal 50 s.d 68 KUHAP sesuai dalam hukum Islam.Adapun tujuan yang hendak dicapai oleh penulis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui prinsip dasar Islam tentang hak tersangka dan terdakwa di muka hukum menurut Islam, untuk mengetahui perbandingan antara hukum positif Pasal 50 s.d 68 KUHAP dengan hukum Islam tentang bentuk perlindungan hak asasi manusia. Kesimpulan tentang perlindungan HAM dalam KUHAP dan hukum Islam ini, penulis melakukan penelitian dalam bentuk deskriptif dalam pengumpulan data penulis lakukan dengan metode kepustakaan (library research), sedangkan untuk menganalisa data-data tersebut penulis menggunakan metode komperatif. Kesimpulan yang di dapati penullis dalam penelitian ini adalah: bahwa perlindungan HAM dan KUHAP dan hukum Islam sudah cukup dan sebagian sesuai dengan hukum Islam. Hal ini dapat dilihat dairi asas-asas yang dianutnya seperti persamaan di muka hukum dan Pasal 50 s.d 68 tentang hak tersangka dan terdakwa.</note>
<subject authority=""><topic>HUKUM MENURUT KUHAP</topic></subject>
<classification>SKRIPSI JS 70</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI JS 70</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI JS 70</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (4)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI JS 70</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6965</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-14 14:14:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-14 14:15:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>