<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6933">
<titleInfo>
<title>TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP INDEPEDENSI HAKIM DALAM PENETAPAN VONIS TERHADAP KORUPTOR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HARRYS PRATAMA TEGUH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas syariah dan ekonomi islam IAIN SMH Banten</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 134hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: Harrys Pratama Teguh, NIM: 081200072, Judul skripsi: Tinjauan Hukum Islam Terhadap Independensi Hakim Dalam Penetapan Vonis Terhadap Koruptor (Study Kasus di Pengadilan Negeri Serang).

Islam menjelaskan bahwa hakim adalah seorang yang diberi amanah untuk menegakkan keadilan dengan nama Tuhan atas sumpah yang telah diucapkan, dalam pandangan Islam adalah kalimat tauhid adalah amalan yang harus diwujudkan dalam bentuk satu kata dan satu perbuatan dengan niat illahi ta'alla. Sehingga pada setiap putusannya diharapkan mengandung keadilan dan kebenaran. Pengadilan, sebagai pelaksana kekuasaan kehaikman merupakan salah satu unsur penting dalam sebuah negara yang berdasarkan hukum (rechtsstaat). Hanya pengadilan yang memenuhi kriteria mandiri (independen), netral (tidak berpihak), dan kompeten yang dapat menjamin pemenuhan hak asasi manusia. Oleh karena itu, posisi hakim sebagai aktor utama lembaga peradilan menjadi amat vital, terlebih lagi mengingat segala kewenangan yang dimilikinya. Tujuan dari penulisan ini adalah 1) mengetahui hukuman terhadap koruptor, 2) mengetahui ke-independensian hakim Pengadilan Negeri Serang dalam menetapkan vonis terhadap koruptor, 3) mengetahui vonis terhadap koruptor di Pengadilan Negeri Serang ditinjau dari Hukum Islam. Melalui penelitian ini diharapkan penegak hukum (Majelis Hakim) dalam memberikan vonis hukuman dapat mengkonstatir, mengkwalifisir, dan kemudian mengkonstituir. Dikonstatir dimaksud adalah peristiwa dan kemudian peristiwa ini harus dikwalifisir sesuai dengan pasal 5 ayat 1 UU No.14 Tahun 1970 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman yang secara garis besar mewajibkan hakim mengadili, dan mengenal hukum di samping peristiwanya.</note>
<subject authority=""><topic>INDEPENDENSI HAKIM</topic></subject>
<classification>SKRIPSI JS 279</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI JS 279</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI JS 279</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (4)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI JS 279</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6933</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-13 11:36:38</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-13 13:34:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>