<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6872">
<titleInfo>
<title>TINJAUAN YURIDIS TERHADAP NIKAH DI BAWAH TANGAN HUBUNGANNYA PERCERAIAN DAN PSIKOLOGIS ANAK</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NASUHA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas syariah dan ekonomi islam IAIN SMH Banten</publisher>
<dateIssued>2011</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 73hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: Nasuha, NIM: 061100011, Judul skripsi: Tinjauan Yuridis Perkawinan di Bawah Tangan Pengaruhnya Terhadap Perceraian dan Psikologis Anak.

Perkawinan di bawah tangan adalah perkawinan yang tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) bagi penganut agama Islam dan Kantor Catatan Sipil bagi penganut agama non-muslim dan kepercayaan. Perkawinan hanya dapat dilakukan dengan hukum agama dan kepercayaannya masing-masing serta tercatat di Kantor Urusan Agama, perkawinan dibawah tangan jika terjadi perceraian maka akan banyak merugikan dari berbagai pihak, terutamanya dari pihak isteri yang diceraikan, isteri tidak akan mendapatkan harta warisan dari sang suami karena tidak kuat secara legalitas dan formalitas dan juga si anak tidak akan mendapatkan harta warisan dari ayah karena hubungan kedua orang tuanya tidak kuat secara tertulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan yuridis perkawinan di bawah tangan pengaruhnya terhadap perceraian dan psikologis anak. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Seluruh data dianalisis secara deduktif komparatif. Kesimpulannya bahwa perkawinan di bawah tangan sah hanya menurut hukum agama dan kepercayaan dan tidak sah menurut hukum negara karena perkawinan tersebut tidak tercatat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, KUS bagi umat islam dan kantor catatan sipil bagi non-muslim. Pengaruhnya terhadap perceraian adalah bahwa perceraianmya tidak dapat dilakukan di depan pengadilan sehingga perceraiannya tidak sah menurut hukum negara..</note>
<subject authority=""><topic>PSIKOLOGIS ANAK TERHADAP PERCERAIAN</topic></subject>
<classification>SKRIPSI ASY 376</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 376</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI ASY 376</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (4)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ASY 376</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6872</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-11 11:29:39</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-11 11:30:03</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>