<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32287">
<titleInfo>
<title>سيمائية لريفاتير في شعر لا تشتري العبد للمتنبي</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Indah Ayu Asiyta</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 88 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Karya sastra terutama syair, tidak hanya menyajikan keindahan kata, 
tetapi juga membawa makna dan pesan yang tersembunyi. Pada syair ini 
mengekspresikan tema yang sangat mendalam tentang seorang pemimpin 
yang berkhianat. Ia melakukan upaya pemberontakan untuk menggulingkan 
monarki Mesir, dan setelah berhasil ia mengambil alih kekuasaan dan 
mengangkat dirinya sendiri menjadi penguasa Mesir. Ketika ia menjadi raja, 
banyak rakyatnya yang membencinya akan perlakuannya yang kejam dan 
sejarahnya sebagai budak. Saat itu kerajaan Kafuur mengangkat Al
Mutanabbi sebagai penyairnya. Hingga suatu saat  penyair yang bernama Al
Mutanabbi ini membawakan puisi yang meremehkan Kaafur, raja Mesir saat 
itu.  
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam 
penelitian ini adalah: 1. Bagaimana cara membaca syair “Laa Tasytari 
„Abdu” karya al-Mutanabbi dengan menggunakan metode pembacaan 
heuristik dan hermeneutik? 2. Bagaimana matriks, model, dan varian pada 
syair “Laa Tasytari „Abdu” karya al-Mutanabbi? 3. Bagaimana hipogram 
yang terdapat pada syair “Laa Tasytari „Abdu” karya Al-Mutanabbi? 
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pembacaan dengan 
menggunakan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik, serta 
mendeskripsikan matriks, model, varian, dan hipogram pada puisi ini. 
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terlihat pada pembacaan 
heuristik dalam puisi ini mempunyai makna yang belum cukup jelas, 
sehingga tidak dapat dipahami tanpa adanya tahap penafsiran. Cara 
menemukan makna tersebut dengan cara menggunakan kamus. 
Matriks dalam puisi ini mencerminkan pandangan tentang tanggung 
jawab dan perlunya pemimpin yang baik, karena segala sesuatu pasti ada 
dampak baik dan buruknya, seperti istilah ini yang memiliki pandangan yang 
sangat buruk, dan tidak membawa kebaikan sedikitpun. Model dan variannya 
terdapat pada baris ke 12, 15, 18, 19. Dan hipogramnya terdapat pada surah 
Al-Baqarah ayat 188.</note>
<classification>492</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 555</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 555</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 555</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32287</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-31 14:36:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-31 15:04:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>