Detail Cantuman Kembali

XML

Relevansi Allah Menikahkan Nabi Muhammad Saw dengan `Aisyah dalam Usia Pernikahan Dini (Studi Pemahaman Hadis atas Kitab as-Simṭu aṡ- Ṡamīn fī Manāqib Ummahāt al-Mu‘minīn Karya Muḥibb al-Dīn al-Ṭabariy)


Pernikahan dini ialah salah satu fenomena sosial yang terjadi di kalangan anak yang belum cukup memiliki usia untuk melaksanakan suatu pernikahan. Masyarakat pada umumnya menganggap pernikahan dini ini berlandaskan dengan terjadinya pernikahan Nabi dengan `Aisyah yang diriwayatkan oleh beberapa hadis dengan menyebutkan usia `Aisyah yang masih dikatakan belum cukup dalam melakukan pernikahan. Sebagaimana riwayat tersebut terdapat dalam kitab As-Simṭu aṡ- Ṡamīn fī Manāqib Ummahāt Al-Mu‘minīn karya Muḥibb al-Dīn al-Ṭabariy. Kitab tersebut merupakan kitab yang membahas mengenai kehidupan para istri-istri Nabi atau Ummahāt Al-Mu‘minīn. Kitab tersebut mencantumkan beberapa hadis yang merujuk kepada kehidupan para Ummahāt Al-Mu‘minīn salah satunya yakni `Aisyah. Oleh karena itu berkaitan dengan fenomena pernikahan dini pada saat ini, diperlukan untuk memahami hadis-hadis terkait pernikahan Nabi dengan `Aisyah secara rinci. Permasalahan yang dikaji oleh penulis dalam penelitian ini yakni; 1). Bagaimana pemahaman dari klasifikasi hadis-hadis tentang pernikahan Nabi Muhammad SAW dengan `Aisyah dalam kitab As-Simṭu aṡ- Ṡamīn fī Manāqib Ummahāt Al-Mu‘minīn karya Muḥibb al-dīn al-Ṭabariy ? 2). Bagaimana relevansi mengenai hadis pernikahan Nabi Muhammad SAW dengan `Aisyah dalam usia pernikahan dini berdasarkan dengan pemahaman kontekstualisasi hadis ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskpritif. Adapun sumber data primer yang digunakan pada penelitian ini adalah hadis-hadis tentang pernikahan Nabi dengan `Aisyah yang terdapat pada kitab As-Simṭu aṡ- Ṡamīn fī Manāqib Ummahāt Al-Mu‘minīn karya Muḥibb al-dīn al-Ṭabariy. Sumber sekunder yang digunakan salah satunya ialah kitab-kitab hadis utama yakni Kutub al-Tis’ah, serta beberapa data-data yang berhubungan dengan tema penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pernikahan Nabi dengan `Aisyah memiliki dimensi historis, sosial, dan spiritual pada saat itu. Sehingga dalam hal ini pernikahan tersebut tidak dapat dijadikan justifikasi secara langsung dengan pernikahan dini pada saat ini serta isu isu yang menyatakan perihal buruk tentang Nabi. Pernikahan dini pada saat ini tidak mempertimbangkan dari berbagai aspek, baik dari aspek kemaslahatan, kesiapan, dan juga psikologi anak. Sehingga Kompilasi Hukum Islam menyatakan terkait batasan usia seseorang dalam menikah. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya dalam memahami hadis secara kontekstual dan komprehensif serta perlu dalam menyesuaikan hadis dengan hukum dan praktik sosial serta budaya sesuai dengan adanya perkembangan zaman.
Fadla Sukma Wahyudin - Personal Name
SKRIPSI IH 178
2x2.1
Text
Indonesia
2025
serang
xxvi + 114 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...