<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32260">
<titleInfo>
<title>Konseling Behavioral Menggunakan Teknik Assertive Training Dalam Upaya Pembiasaan Perilaku Asertif Pada Santri Junior di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhamad Nurani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 121 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Di era modern ini, pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademis tetapi juga kemampuan interpersonal, termasuk perilaku asertif. Di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, banyak santri junior berusia 12 hingga 13 tahun mengalami kesulitan dalam menunjukkan perilaku ini, yang berpotensi menjadi penyebab perundungan (bullying) dan mempengaruhi kesehatan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik Assertive Training dalam konseling behavioral sebagai solusi untuk meningkatkan perilaku asertif santri. Melalui Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, penelitian ini melibatkan sembilan santri dengan perilaku asertif rendah. Siklus pertama memperkenalkan teknik dan konsep asertivitas, di mana santri belajar mengekspresikan pendapat serta emosi secara efektif. Hasil siklus ini menunjukkan peningkatan minat santri untuk berpartisipasi, meskipun masih ada hambatan rasa ragu. Siklus kedua memperdalam latihan dengan fokus pada keterampilan sosial. Observasi menunjukkan adanya perubahan dalam perilaku asertif, termasuk keberanian santri untuk mengambil inisiatif dan menolak permintaan yang tidak diinginkan. Wawancara setelah intervensi mengindikasikan perubahan positif dalam kepercayaan diri dan interaksi sosial mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik Assertive Training dapat meningkatkan perilaku asertif di kalangan santri junior</note>
<classification>158.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1274</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1274</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1274</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32260</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-27 11:12:12</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-27 11:12:32</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>