Detail Cantuman Kembali

XML

Pendapat Para Mufassir Terhadap Pernikahan Berbeda Agama Dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Komparatif Antara Kitab Tafsīr Al-Qurṭubī dan Tafsīr As-Sāyis


Kajian dalam Penelitian ini adalah mengenai pendapat para mufassir mengenai pernikahan berbeda agama dalam perspektif Al-Qur‟an dengan studi komparatif antara tafsir Al-Jāmi’ liAhkām Al-Qur’ān wa al-Mubayyin Limā Tadhammanahu Min as-Sunnah wa Ayi al-Furqān Tafsir Al-Qurṭubī Karya Imam Al-Qurṭubī dan kitab Ᾱyātul Ahkām Liss Sāyis karya Imam As Sāyis. Yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah penafsiran para mufassir pada ayat-ayat yang berkaitan dengan pernikahan antara muslim dengan pemeluk agama lain, khususnya pada ayat QS. al-Baqarah 221 dan QS. al-Mā‟idah : 5. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah library research dengan pendekatan kualitatif dan analisis komparatif. Data primer diambil dari kedua kitab tafsir tersebut, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiyah lainnya terkait pernikahan beda agama. Keterangan pada hasil penelitian memperlihatkan baik al-Qurṭubī maupun As Sayyis menegaskan pelarangan pernikahan perempuan muslim dengan laki-laki yang bukan muslim, sedangkan untuk pernikahan perempuan ahlul kitab dengan laki-laki muslim terdapat perbedaan dalam cara penyampaian dan pendekatan antara kedua mufassir, Al-Qurṭubī yang menggunakan corak tafsir fiqh klasik terlihat cenderung pada otoritas nash dan pendapat ulama salaf dengan syarat ketat demi menjaga agama, keturunan, dan stabilitas rumah tangga . Sedangkan As Sāyis menggunakan tafsir modern yang kontekstual, dengan memperhatikan realitas zaman dan kondisi umat Islam kontemporer melihat pada maslahat sosial dan kemungkinan fitnah agama secara kontemporer.
Risa Anisa Fauziyah - Personal Name
SKRIPSI IAT 705
2x4.318
Text
Indonesia
2024
serang
xxii + 83 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...