<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32248">
<titleInfo>
<title>Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris di Kelas IV Sekolah Dasar Islam An-Nur Kota Serang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ai Elia Martatiningsih Arum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 78 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di kelas IV Sekolah Dasar Islam An-Nur Kota Serang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti mendeskripsikan secara mendalam proses penerapan pembelajaran berdiferensiasi di kelas. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu tahap awal, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap awal, guru melakukan asesmen diagnostik untuk mengidentifikasi kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan menyesuaikan tiga aspek utama pembelajaran, yaitu konten, proses, dan produk, sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Evaluasi dilakukan sebagai bentuk refleksi terhadap efektivitas strategi yang diterapkan. Faktor-faktor yang mendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi meliputi adanya pelatihan guru, komunitas belajar, serta dukungan dari pihak sekolah. Adapun faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, jumlah siswa yang banyak, serta kesiapan guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang berbeda untuk setiap kelompok siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran yang lebih adaptif dan bermakna bagi peserta didik.</note>
<classification>372.21</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1892</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1892</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1892</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32248</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-26 14:01:07</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-26 14:01:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>