Detail Cantuman Kembali

XML

Pengaruh Kebijakan Bantuan Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat oleh Dinas Sosial Kota Serang di Kecamatan Kasemen


Kemiskinan masih menjadi mimpi buruk bagi Negara Indoensia, namun segala macam upaya dikerahkan oleh pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan tersebut. Pulau Jawa termasuk pulau besar yang masih dibayangi oleh kemiskinan. Berdasarkan data BPS pada tahun 2023 penduduk miskin di Banten jumlahnya meningkat 12,11 ribu orang menjadi 826,13 ribu. Karena hal ini pemerintah mengatur strategi untuk menekan angka kemiskinan melalui kebijakan-kebijakan yang dirancang oleh pemerintah pusat, kota maupun pemerintah daerah. Salah satu indikator kesejahteraan adalah dimilikinya rumah yang aman dan nyaman. Maka dari itu pemerintah membuat program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH). Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode survey yang disebar kepada pengguna Shopee di Banten menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 30 orang. Data yang didapat kemudian diolah menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara Pengaruh Kebijakan Bantuan Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Oleh Dinas Sosial Kota Serang Di Kecamatan Kasemen dengan nilai korelasi yang kuat (0,782). Nilai koefisien korelasi menunjukkan pengaruh kebijakan RS-RTLH sebesar 61.2% terhadap kesejahteraan masyarakat. Persamaan regresi menunjukkan Y = 3.433 + 0,810X hal ini berarti bahwa setiap penambahan nilai pada variabel X maka nilai pada variabel Y akan meningkat sebesar 0,810. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai thitung sebesar 6.646 dan ttabel sebesar 1,697 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
Mohammad Rizky Pangestu - Personal Name
SKRIPSI PMI 394
2x6.17
Text
Indonesia
2024
serang
xiii + 54 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...