<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32184">
<titleInfo>
<title>Penerapan Metode Permainan Tradisional Petak Pintar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TKIT Insan Syazani Islamic Preschool Kota Cilegon</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dina Setia Fitriyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 168 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode permainan tradisional petak pintar dalam mengedukasi hafalan doa-doa harian pada anak usia 5–6 tahun kelompok B, manfaat penerapannya, serta faktor pendukung dan penghambat yang ditemui. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Subjek penelitian berjumlah 6 anak usia 5–6 tahun. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional petak pintar dilakukan dengan menggabungkan unsur permainan dan pembelajaran. Anak diminta memilih petak berisi flashcard bergambar simbol doa, kemudian menyebutkan doa sesuai gambar tersebut. Doa yang diajarkan meliputi doa sebelum belajar, sesudah belajar, setelah makan, keluar kelas, naik kendaraan, dan doa melancarkan berbicara. Langkah penerapan meliputi: (1) Persiapan, menyusun RPPH serta menyiapkan petak dan simbol doa; (2) Pelaksanaan, anak memilih petak, guru membacakan doa, dan anak menirukan; (3) Evaluasi, melihat perkembangan hafalan setelah kegiatan. Penerapan dilakukan seminggu sekali. Manfaat metode petak pintar yaitu memudahkan hafalan melalui simbol visual, membiasakan anak mengamalkan doa, meningkatkan konsentrasi dan kognitif, menstimulasi motorik melalui aktivitas memilih petak, serta meningkatkan antusiasme anak. Faktor pendukung meliputi keterlibatan aktif anak, media yang sesuai perkembangan, kompetensi guru, lingkungan belajar yang kondusif, dan dukungan fasilitas sekolah. Adapun faktor penghambat yaitu perbedaan kemampuan hafalan anak, keterbatasan waktu, konsentrasi yang mudah teralihkan, serta media yang membutuhkan perawatan. Secara keseluruhan, metode ini efektif meningkatkan hafalan doa harian, terlihat dari peningkatan hasil pada buku prestasi hafalan.</note>
<classification>372.21</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 322</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PIAUD 322</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 322</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32184</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-19 13:39:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-19 14:08:27</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>