<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32176">
<titleInfo>
<title>Layanan Konseling Individual 
dengan Teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Mengurangi Kebiasaan Remaja yang Mengkonsumsi Minuman Keras di Lingkungan Lebak Wangi Kp.Cibonteng.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Damayanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 81 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Perilaku mengonsumsi minuman keras pada remaja merupakan masalah sosial 
yang semakin memprihatinkan karena berdampak negatif terhadap perkembangan 
psikologis, sosial, dan moral remaja. Pada masa remaja, individu berada pada fase 
pencarian jati diri yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk pergaulan yang 
kurang sehat. Di lingkungan Link Lebak Wangi, Kampung Cibonteng, ditemukan 
sejumlah remaja yang memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras sebagai bentuk 
pelarian dari masalah pribadi, tekanan sosial, serta pengaruh teman sebaya. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi masalah kebiasaan remaja yang 
mengkonsumsi minuman keras di Lingkungan Lebak Wangi, Kp. Cibonteng, melalui 
penerapan layanan konseling individual dengan teknik Rational Emotive Behavior 
Therapy (REBT). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2025 sampai dengan 
selesai. Populasi remaja berjumlah 33 remaja berusia 19-21 tahun. Dari jumlah tersebut, 
dipilih 3 responden dengan kategori tingkat kebiasaan mengonsumsi minuman keras 
yang tinggi sebagai fokus penelitian. Pemilihan responden dilakukan dengan cara 
pengisian koesioner untuk melihat seberapa tinggi remaja tersebut mengkonsumsi 
minuman keras. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan 
teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data 
dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individual dengan 
teknik REBT mampu membantu remaja menyadari dan mengubah pola pikir irasional 
yang mendasari kebiasaan minuman keras. Subjek penelitian yang sebelumnya 
memiliki keyakinan seperti “saya tidak bisa tenang tanpa minum” atau “saya harus 
mengikuti teman agar diterima” berhasil menggantinya dengan keyakinan yang lebih 
rasional dan adaptif. Perubahan ini terlihat dari penurunan frekuensi konsumsi 
minuman keras, peningkatan kesadaran diri, pengendalian impuls, serta kemampuan 
mengelola stres dengan cara yang lebih sehat.</note>
<classification>158.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1275</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1275</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1275</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32176</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-18 15:21:44</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-18 15:32:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>