Detail Cantuman Kembali
Kalibrasi Arah Kiblat Tempat Pemakaman Umum dengan Menggunakan Metode Segitiga Siku-siku dari Bayangan Matahari (Studi Kasus Kecamatan Pagelaran Kab.Pandeglang-Banten)
Arah kiblat yaitu arah terdekat menuju atau menghadap ke bangunan ka’bah, dalam
keadaan atau tempat untuk melaksanakan sebagian ibadah dan setiap muslim wajib
menghadapnya. Dalam litratur fiqih menghadap kiblat dalam hal menguburkan jenazah
merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan karena jenazah yang membelakangi
atau tidak menghadap kiblat wajib di bongkar kuburannya untuk di koreksi arah
kiblatnya selagi belum membusuk. Pada prinsipnya, dimanapun seseorang berada di
dunia arah menuju kiblat dapat dihitung dan diukur. Dengan demikian seharunya setiap
TPU dapat tepat mengarah ke arah kiblat termasuk TPU-TPU yang ada di kecamatan
Pagelaran kabupaten Pandeglang. Namun pada saat penulis melakukan pengamatan
menggunakan aplikasi Google Eart masih terdapat TPU di kecamatan Pagelaran jika
ditarik garis lurus ke arah bangunan ka’bah memiliki perbedaan sudut yang signifikan
atau tidak menghadap ke arah kiblat.
Perumusan masalahnya adalah: Bagaimana metode penentuan arah kiblat
pemakaman umum di kecamatan Pagelaran kabupaten Pandeglang.? Bagaimana tingkat
akurasi arah kiblat pemakaman umum di kecamatan Pagelaran kabupaten Pandeglang
ditentukan berdasarkan metode segitiga siku-siku dari bayangan matahari.? Bagaimana
kebijakan pemerintah yang mengatur tentang arah kiblat di kabupaten pandeglang.?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode penentuan arah kiblat
pemakaman umum di kecamatan Pagelaran kabupaten Pandeglang. Untuk mengetahui
tingkat akurasi arah kiblat pemakaman umum di kecamatan Pagelaran diukur
berdasarkan metode segitiga siku-siku dari bayangan matahari. Untuk mengetahui
kebijakan pemerintah yang mengatur tentang arah kiblat di kabupaten pandeglang
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif menggunakan
pendekatan deskriptif dengan cara penelitian lapangan (field reserch) yang bertujuan
untuk mendapatkan data yang berasal dari objek yang diteliti dalam hal ini yaitu arah
kiblat TPU yang ada di kecamatan Pagelaran kabupaten Pandeglang.
Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang digunakan dalam
penentuan arah kiblat TPU di kecamatan Pagelaran dari Enam TPU yang diteliti hanya
dua TPU yang menggunkan metode alat bantu berupa kompas sementara Empat lainnya
menggunakan metode perkiranan berupa melihat terbenamnya Matahari di Barat dan
mengikuti kuburan lama saja atau yang sudah ada sebelumnya. Adapun tingkat akurasi
arah kiblat TPU cukup variatif mulai dari katagori kurang akurat, hingga tidak akurat.
Semua TPU yang diteliti tidak ada yang masuk katagori akurat. Pemerintah melalui
kemenag memiliki kebijakan yang hanya fokus utamanya, cenderung pada penentuan
arah kiblat masjid.
Jajang Hoirul Ihom - Personal Name
SKRIPSI HKI 746
2x4.169
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xv + 107 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







