<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32102">
<titleInfo>
<title>Implementasi Pendekatan Deep Learning pada Pembelajaran Fikih dan Pembelajaran Akhlak (Studi Kasus di MA Fathurrabbaaniy dan MA Daarul Falah Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abdul Aziz</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 159 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan pembelajaran deep learning pada mata pelajaran Fikih dalam rangka membentuk akhlak siswa di MA Fathurrabbaaniy dan MA Daarul Falah Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang. Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan pembelajaran fikih yang masih didominasi metode hafalan dan penyampaian materi secara informatif, sehingga pemahaman siswa cenderung bersifat permukaan (surface learning) dan belum sepenuhnya mendorong pengamalan ibadah serta pembentukan karakter Islami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru fikih serta peserta didik di kedua madrasah. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan fokus pada strategi guru, proses pembelajaran, serta indikator deep learning seperti keterkaitan konsep, kemampuan bernalar, pemecahan masalah, refleksi, dan pengamalan nilai keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mulai diimplementasikan melalui pembelajaran kontekstual, diskusi reflektif, praktik ibadah, dan penguatan nilai-nilai akhlak. Faktor pendukung meliputi budaya pesantren, peran guru, dan lingkungan belajar yang religius. Adapun faktor penghambat berupa keterbatasan literasi digital guru, minimnya media pembelajaran inovatif, dan variasi kemampuan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan deep learning berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman fikih secara mendalam serta membentuk karakter dan akhlak keagamaan siswa.</note>
<classification>2x7.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 529</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS PAI 529</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 529</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32102</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-10 10:57:38</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-10 10:58:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>