Detail Cantuman Kembali

XML

Peranan Teungku Haji Muhammad Hasan Krueng Kalee dalam Perang Sabil di Aceh pada Tahun 1945-1949 M


Teungku Haji Muhammad Hasan Krueng Kalee adalah sosok ulama
Kharismatik Aceh pada Abad ke-19. Beliau ini dikenal dengan sebutan Al-Falaki
karena kepiawaiannya dalam bidang astronomi, selain itu beliau dikenal sebagai
seorang pengikut Tarekat Haddadiyah. Beliau seorang ulama yang aktif dalam dunia
pendidikan sebagai bentuk pengabdian menjadi guru dan mendirikan Dayah
(pesantren) di Aceh. Bahkan disamping itu beliau juga seorang ulama yang berperan
dalam perjuangan mempertahankan negara dari penjajahan kolonial Belanda pasca
kemerdekaan Indonesia dengan agresinya yang terjadi pada agresi Belanda pertama
dan kedua, sehingga mayarakat khususnya di wilayah Aceh melakukan perlawanan
yang disebut dengan prang sabi (perang sabil) di Aceh.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini
adalah: 1). Bagaimana riwayat hidup Teungku Haji Muhammad Hasan Krueng
Kalee?. 2). Apa yang dimaksud dengan Perang Sabil di Aceh?. 3). Bagaimana peran
Teungku Haji Muhammad Hasan Krueng Kalee dalam peristiwa Perang Sabil di
Aceh?. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui riwayat hidup Teungku Haji
Muhammad Hasan Krueng Kalee, mengetahui apa yang dimaksud dengan Perang
Sabil di Aceh, mengetahui peran Teungku Haji Muhammad Hasan Krueng Kalee
dalam peristiwa Perang Sabil di Aceh.
Dalam Skripsi ini, Penulis menggunakan metode penelitian Sejarah menurut
Kuntowijoyo yang meliputi Pemilihan Topik, Heuristik (pengumpulan sumber),
Kritik, Interpretasi (penafsiran) dan Historiografi (penulisan).
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa peran Teungku Haji Muhammad
Hasan Krueng Kalee dalam peristiwa Perang Sabil di Aceh yaitu terlibat langsung
dalam medan perang melawan Belanda di Aceh sebagai pemimpin pasukan Lasykar
Mujahidin Dayah Meunasah Blang Siem, Darussalam, Aceh Besar. Serta fatwa atas
nama pribadinya dan maklumat ulama seluruh Aceh yang disusun oleh empat ulama
kharismatik Aceh termasuk Teungku Haji Muhammad Hasan Krueng Kalee, sebab
fatwa dan maklumat ini sangat berpengaruh dalam Perang Sabil di Aceh untuk
menggerakan masyarakat melawan kolonial Belanda pasca kemerdekaan.
Agung Rianto - Personal Name
SKRIPSI SPI 686
904
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xiii + 86 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...