Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Manajemen Kurikulum dan Efikasi Diri terhadap Kinerja Guru (Studi di MTsN 1 Kota Serang dan MTsN 1 Kabupaten Serang Provinsi Banten)
Manajemen kurikulum yang terarah dan efikasi diri yang tinggi diyakini dapat membentuk kinerja guru secara simultan. Guru yang berkualitas dapat menentukan capaian pendidikan dengan manajemen kurikulum yang dapat diimplementasikan dengan baik agar mampu menciptakan pembelajaran yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen kurikulum dalam memengaruhi kinerja guru MTsN. 1 Kota Serang dan MTsN. 1 Kabupaten Serang Provinsi Banten, menganalisis peran efikasi diri dalam memengaruhi kinerja guru MTsN. 1 Kota Serang dan MTsN. 1 Kabupaten Serang Provinsi Banten dan menganalisis peran manajemen kurikulum dan efikasi diri dalam memengaruhi kinerja guru MTsN. 1 Kota Serang dan MTsN. 1 Kabupaten Serang Provinsi Banten. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam bidang manajemen pendidikan Islam. Bagi guru, kepala madrasah, pengambil kebijakan pendidikan serta lembaga pendidikan Islam sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi dalam meningkatkan efektivitas agar kinerja semakin optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian survey. Populasi penelitian mencakup seluruh guru di MTsN. 1 Kota Serang dan MTsN. 1 Kabupaten Serang Provinsi Banten. Sampel diambil dengan Teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrument angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS untuk menganalisis pengaruh parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: manajemen kurikulum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,401, nilai t-hitung 4,312 > t-tabel 1,993 dan signifikansi 0,000 < 0,05; efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,451, nilai t-hitung 5,107 > t-tabel 1,993 dan signifikansi 0,000 < 0,05; serta secara simultan, manajemen kurikulum dan efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai F-hitung 48,261 > F-tabel 3,13 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,756, menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 75,6% terhadap kinerja guru, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa peningkatan kinerja guru dapat diwujudkan melalui penguatan manajemen kurikulum yang terarah dan efikasi diri yang tinggi dalam melaksanakan tugas profesional. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan, supervisi, dan pelatihan berkelanjutan agar guru mampu meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, serta mutu pembelajaran di madrasah.
Ahmad Farhan Maulana - Personal Name
TESIS MPI 303
371.1
Text
Indonesia
2025
serang
xxiv + 169 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







