<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32009">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Intensitas Menonton Tiktok Terhadap Perilaku Fear of Missing Out (FoMO) Gen Z di Kecamatan Batuceper Kota Tangerang.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mefa Nurul Fauziah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 66 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tiktok merupakan salah satu platform media sosial yang sangat populer di kalangan Generasi Z dan banyak digunakan sebagai sarana hiburan, pencarian informasi, serta keterhubungan sosial. Namun, penggunaan yang intensif berpotensi memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan takut tertinggal informasi atau tren sosial media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat intensitas menonton Tiktok, tingkat perilaku FoMO, serta pengaruh intensitas menonton Tiktok terhadap perilaku FoMO pada Generasi Z di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Teori yang digunakan adalah Uses and Gratification yang menjelaskan bahwa individu menggunakan media untuk memenuhi kebutuhan tertentu secara aktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas menonton Tiktok berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku FoMO dengan nilai kontribusi sebesar 33,8%. Temuan ini memperkuat bahwa penggunaan media sosial yang tinggi dapat membentuk pola perilaku tertentu, salah satunya adalah kecenderungan mengalami FoMO</note>
<classification>302.23</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1197</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1197</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1197</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32009</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-07-21 11:03:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-07-21 11:03:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>