<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32006">
<titleInfo>
<title>Karaktertistik Morfologi dan Kandungan Fitokimia Etlingera walang (Blume) R.M.Sm di Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bela Suci Aprilia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 72 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Etlingera walang (Blume) R.M.Sm. merupakan salah satu spesies Zingiberaceae endemik Jawa yang banyak dimanfaatkan masyarakat Banten sebagai obat tradisional dan rempah. Tumbuhan ini tersebar di beberapa wilayah di Banten. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik morfologi dan mengidentifikasi kandungan senyawa fitokimia pada aksesi E. walang di beberapa lokasi di Banten. Studi dilakukan melalui eksplorasi dan analisis kualitatif terhadap bagian akar, batang, dan daun. Hasil studi menunjukkan adanya variasi signifikan pada karakter morfologi E.walang antar aksesi, meliputi rimpang yang belum optimal pertumbuhannya dengan tunas baru, variasi bentuk daun dari tepi bergelombang hingga lanset, serta perbedaan tinggi batang. Senyawa fitokimia alkaloid, flavonoid, dan saponin terdeteksi pada beberapa bagian tanaman, yaitu pada rimpang terdeteksi alkaloid, flavonoid, dan saponin; pada batang teridentifikasi alkaloid dan flavonoid; sedangkan pada daun terdeteksi alkaloid, flavonoid, dan saponin. Data ini memperkaya informasi ilmiah mengenai E. walang dan mendukung potensi pemanfaatannya seperti sebagai obat dengan kandungan senyawa metabolit yang dimiliki dan sebagai bumbu makanan.</note>
<classification>571.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 107</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 107</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 107</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32006</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-07-20 11:15:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-07-20 11:16:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>