<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31988">
<titleInfo>
<title>Efektivitas Konseling Kelompok terhadap Perilaku Merokok pada Remaja di Perumahan Ciujung Damai</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Latifah Rohmawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 81 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Perilaku merokok pada remaja menjadi permasalahan yang masih marak ditemukan dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik, psikologis, serta lingkungan sosial. Tingginya angka perokok remaja di Indonesia menunjukkan perlunya upaya edukatif yang efektif untuk menekan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok terhadap perilaku merokok pada remaja di Perumahan Ciujung Damai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 10 remaja laki-laki yang memiliki kebiasaan merokok. Instrumen yang digunakan berupa angket perilaku merokok dengan butir pernyataan bersifat favorable. Layanan konseling kelompok diberikan dalam empat sesi yang berfokus pada pembentukan kelompok, pemahaman bahaya merokok, pengendalian diri, serta refleksi perilaku. Analisis data menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test) dengan bantuan SPSS versi 26. 1) Kondisi awal perilaku merokok pada remaja di Perumahan Ciujung Damai sebelum diberikan konseling berada pada kategori tinggi. Hal ini dibuktikan dari hasil pretest dengan skor rata-rata 58,8. 2) Setelah mengikuti empat kali pertemuan konseling kelompok, terjadi perubahan perilaku merokok pada remaja menjadi kategori rendah dengan rata-rata 34,9. 3) Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t sebesar 6,748 dengan signifikansi 0,000, yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pretest dan posttest. Rata-rata selisih skor sebesar 23,900 memperlihatkan perubahan yang konsisten dan kuat setelah diterapkannya konseling kelompok. Perbandingan tersebut memberikan bukti bahwa perbedaan nilai pretests dan posttest merupakan keefektifan layanan konseling konseling yang telah dilakukan.</note>
<classification>155.5</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1267</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1267</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1267</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31988</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-07-16 16:04:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-07-16 16:04:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>