<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31983">
<titleInfo>
<title>Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pelajaran PAI (Studi Kasus di SMK Bani Salimah dan SMKN 1 Waringinkurung Kabupaten Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ulfiyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xix + 196 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta bagaimana penerapannya dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah :reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan kredibilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di kedua sekolah tersebut telah mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam pelatihan guru dan pemanfaatan teknologi. Guru berupaya mengatasi hal tersebut dengan belajar mandiri melalui platform Merdeka Mengajar serta menyiapkan modul ajar, metode, dan media pembelajaran secara mandiri. Proses pembelajaran PAI yang dilakukan telah berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dengan enam indikator, meskipun pencapaiannya bervariasi di antara peserta didik. Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan kemampuan berpikir kritis antara lain motivasi belajar, dukungan guru melalui pembelajaran berdiferensiasi, serta kondisi internal peserta didik. Adapun hambatan yang dihadapi dalam implementasi kurikulum merdeka meliputi keterbatasan pemahaman guru, kurangnya minat belajar siswa, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta masih adanya guru yang enggan beradaptasi dengan teknologi. Kendala-kendala tersebut berdampak pada belum optimalnya pengembangan kemampuan berpikir kritis, sehingga diperlukan peningkatan pelatihan guru, penguatan fasilitas sekolah, dan inovasi strategi pembelajaran yang lebih variatif dan adaptif.</note>
<classification>375</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 524</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS PAI 524</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 524</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31983</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-07-16 14:37:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-07-16 14:38:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>