<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31955">
<titleInfo>
<title>Perceraian Orang Tua Akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga Yang Memengaruhi Kepercayaan Diri Remaja Akhir (Studi Analisis Di Desa Pabuaran Kecamatan Pabuaran).</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lutfia Sanusi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 99 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepercayaan diri seorang remaja akhir yang menjadi korban perceraian orang tua akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Tempat penelitian ini di Desa Pabuaran Kecamatan Pabuaran, Adapun informan dalam penelitian sejumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Teknis analisis data yang digunakan ialah analisis data dari Miles and Huberman dan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa kondisi kepercayaan diri remaja akhir yang mengalami perceraian orang tua akibat KDRT cenderung berada pada tingkat yang rendah dan tidak stabil. Pengalaman kekerasan, konflik, dan perceraian orang tua membentuk konsep diri yang negative, membuat remaja sering meragukan kemampuan dirinya, takut gagal, serta sulit menilai diri dan situasi secara objektif. Dampak KDRT terhadap kepercayaan diri remaja akhir tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga meluar pada aspek fisik, sosial, dan lingkungan. Secara psikologis, remaja akhir yang menunjukan emosi yang tidak stabil, perasaan cemas, rendah diri, insecure, serta kehilangan rasa aman. Pada dimensi sosial dan lingkungan, remaja akhir cenderung menarik diri, membatasi interaksi sosial, merasa minder, dan kehilangan kenyamanan di lingkungan rumah maupun sekolah. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek psikologis dan spiritual, BKI membantu remaja memahami dan menerima diri, membangun keyakinan terhadap potensi diri, serta menumbuhkan sikap optimis, rasional, dan realistis. Nilai-nilai keimanan, seperti tawakal, sabar, ikhtiar, dan kesadaran akan nilai diri sebagai hamba Allah, menjadi landasan kuat dalam proses pemulihan kepercayaan diri.</note>
<classification>155.5</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1262</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1262</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1262</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31955</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-07-09 14:58:38</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-07-09 14:59:03</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>