Detail Cantuman Kembali

XML

Pengaruh Pembiayaan Bermasalah, Likuiditas, Efisiensi Operasional terhadap Profitabilitas Bank Muamalat Indonesia (Periode 2015 – 2024)


Profitabilitas Bank Muamalat Indonesia yang ditunjukkan melalui rasio Return On Assets (ROA) selama periode 2015–2024, secara konsisten berada di bawah standar ideal yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, yaitu sebesar 1,5%. Dan terjadi ketidaksesuaian antara teori keuangan dan kondisi empiris Bank Muamalat Indonesia, di mana perbaikan pada variabel variabel keuangan seperti NPF dan FDR tidak selalu diikuiti oleh peningkatan ROA, yang mengindikasikan potensi permasalahan dalam tata kelola internal dan efektivitas manajerial. Serta, hasil-hasil penelitian terdahulu menunjukkan hubungan yang tidak konsisten antara NPF, FDR, dan BOPO terhadap ROA, juga terdapat kesenjangan penelitian (research gap) dan belum banyak kajian yang secara komprehensif menganalisis ketiga variabel tersebut dalam satu model periode waktu yang panjang pada Bank Muamalat Indonesia, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk menguji pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap profitabilitas secara parsial dan simultan. Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1). Bagaimana pengaruh pembiayaan bermasalah terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia periode 2015–2024?. 2). Bagaimana pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia periode 2015–2024?. 3). Bagaimana pengaruh efisiensi operasional terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia periode 2015–2024?. 4). Bagaimana pengaruh pembiayaan bermasalah, likuiditas, dan efisiensi operasional terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia periode 2015–2024 secara simultan?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu 1). Untuk menganalisis pengaruh pembiayaan bermasalah terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia periode 2015–2024. 2). Untuk menganalisis pengaruh likuiditas terhadap ROA Bank Muamalat Indonesia periode 2015–2024. 3). Untuk menganalisis pengaruh efisiensi operasional terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia periode 2015–2024. 4). Untuk menganalisis pengaruh pembiayaan bermasalah, likuiditas, efisiensi operasional terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia periode 2015 2024 secara simultan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Dimana metode ini digunakan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan bermasalah, likuiditas, efisiensi operasional terhadap profitabilitas yang ditampilkan dalam bentuk persamaan regresi linear berganda. Pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) dengan memenuhi uji asumsi klasik yang digunakan diantaranya uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas. Selain itu uji hipotesis yang dilakukan yaitu uji t, uji F, serta perhitungan koefisien korelasi dan koefisien determinasi (R2) menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian pada penelitian ini yaitu Pembiayaan bermasalah (NPF) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia periode 2015 – 2024. Likuiditas (FDR) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia periode 2015 – 2024. Efisiensi operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia periode 2015 – 2024. Terdapat pengaruh yang signifikan pembiayaan bermasalah (NPF), likuiditas (FDR), dan efisiensi operasional (BOPO) terhadap profitabilitas (ROA) secara simultan pada Bank Muamalat Indonesia periode 2015 – 2024. Dengan nilai Adjusted R square yaitu 82,2% hal ini berarti profitabilitas dipengaruhi oleh pembiayaan bermasalah, likuiditas, dan efisiensi operasional sebesar 82,2% dan sisanya sebesar 17,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Nurjannah Saadah - Personal Name
SKRIPSI PBS 1003
2x4.27
Text
Indonesia
2025
serang
xv + 78 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...