<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31906">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Konseling Sebaya dalam Meningkatkan Kemampuan Problem Solving pada Remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Daarunnadwah Serang Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Khalimatusa'diah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 83 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kemampuan problem solving merupakan hal yang penting untuk mencari solusi dari berbagai isu sosial yang sering muncul. Apalagi pada remaja, mereka sering menghadapi berbagai masalah, seperti konflik interpersonal, tekanan akademik, dan kesulitan menemukan identitas diri. Masalah tersebut merupakan masalah psikologis yang banyak dialami remaja, termasuk remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan problem solving tersebut, penelitian ini menggunakan treatment konseling sebaya, yaitu layanan konseling yang diberikan kepada rekan sebaya untuk belajar menghargai satu sama lain dan mengatasi masalah. Tujuan pada penelitian ini, yaitu: 1) Untuk mengetahui tingkat kemampuan problem solving pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak sebelum dan sesudah diberikan konseling sebaya, 2) Untuk mengetahui pengaruh konseling sebaya dalam meningkatkan kemampuan problem solving pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 8 remaja yang memiliki kemampuan problem solving rendah dan sangat rendah. Instrumen penelitian ini berupa angket kemampuan problem solving. Analisis data dengan bantuan IBM SPSS Statistics 30. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan tingkat kemampuan problem solving setelah diberikan treatment konseling sebaya. Skor rata-rata kemampuan problem solving sebelum diberikan intervensi adalah 55,37 (kategori rendah), sedangkan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 102,13 (kategori tinggi). Uji Paired Sample Test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga konseling sebaya berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan problem solving pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak.</note>
<classification>155.5</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1257</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1257</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1257</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31906</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-19 13:30:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-19 13:31:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>