Detail Cantuman Kembali
Studi Komparatif Praktik Politik di Lingkungan Pondok Pesantren Salafi dan Modern Berdasarkan UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Studi Kasus Pondok Pesantren Salafi Mabdaul Hidayah dan Pondok Pesantren Modern Darel Azhar)
Pondok pesantren memiliki pengaruh signifikan dalam politik, khususnya saat pemilu, karena jumlah massa dan posisi strategis para kiyai. Meski memiliki kebebasan politik sebagaimana diatur dalam Pasal 43 UU No. 39 Tahun 1999, pilihan politik mereka dipengaruhi oleh faktor sosiologis, psikologis dan rasional. Suara kiyai dan santri menjadi rebutan berbagai partai, baik Islam maupun nasionalis, yang bahkan melibatkan tokoh pesantren dalam struktur partai untuk meraih dukungan. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh pandangan dan partisipasi yang terjadi di Pondok Pesantren Salafi Mabdaul Hidayah dan Pondok Pesantren Modern Darel Azhar terhadap politik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana pandangan kiyai dan santri pondok pesantren salafi Mabdaul Hidayah dan pondok pesantren Darel Azhar terhadap pemilihan umum. 2. Bagaimana partisipasi santri pondok pesantren salafi Mabdaul Hidayah dan pondok pesantren modern Darel Azhar dalam pemilihan umum 2024. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah: 1. Untuk mengetahui pandangan kiyai dan santri pondok pesantren salafi Mabdaul Hidayah dan pondok pesantren Darel Azhar terhadap pemilihan umum. 2. Untuk mengetahui partisipasi santri pondok pesantren salafi Mabdaul Hidayah dan pondok pesantren modern Darel Azhar dalam pemilihan umum 2024. Jenis penelitian yang digunakan ialah jenis penelitan yuridis empiris yang dalam hal ini peneliti langsung terjun ke lokasi (field research) guna memperoleh data atau sampel yang dibutuhkan. Termasuk jenis penelitian yuridis empiris, juga disebut penelitian lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku dan apa yang sebenarnya terjadi dalam masyarakat, maka setelah melakukan penelitian oleh penulis terkait studi komparatif praktik poitik di lingkungan pondok pesantren salafi dan modern (studi kasus Pondok Pesantren Salafi Mabdaul Hidayah dan Pondok Pesantren Modern Darel Azhar). Dari penelitian skripsi ini dapat penulis menyimpulkan bahwa: 1. Kedua pesantren memandang pemilu sebagai sarana memilih pemimpin yang amanah dan sesuai nilai Islam, namun memiliki perbedaan partisipasi politik. Pesantren Modern Darel Azhar mendorong keterlibatan aktif santri melalui kurikulum dan kebijakan yang mendukung partisipasi dalam pemilu. 2. Partisipasi politik santri di Pesantren Salafi Mabdaul Hidayah rendah karena akses informasi terbatas, kebijakan ketat, dan minimnya pendidikan politik. Hal ini menunjukkan pentingnya peran model pendidikan dan kebijakan pesantren dalam membentuk partisipasi politik santri secara etis dan demokratis.
Adyaksa Gaza Adzani - Personal Name
SKRIPSI HTN 710
323
Text
Indonesia
2025
serang
xiii + 94 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







