<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31879">
<titleInfo>
<title>Layanan Informasi dalam Penanganan Kecemasan Warga di Wilayah Rawan Bencana Banjir (Studi Kasus Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Talydatussholihah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 84 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Banjir adalah salah satu bencana yang sering melanda berbagai wilayah di Indonesia, khususnya daerah rawan seperti Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Bagi warga yang hidup di kawasan tersebut, ancaman banjir bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga menimbulkan kecemasan yang mendalam. Penelitian ini berfokus pada peran layanan informasi oleh Sigmund Freud dalam penanganan kecemasan warga yang muncul akibat bencana banjir. Dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah warga RT02/RW06 Kelurahan Petir, wilayah yang kerap mengalami banjir setiap musim hujan. Analisis data dilakukan secara induktif, dengan menekankan pada pemahaman makna dari pengalaman langsung warga terhadap fenomena kecemasan dan layanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan warga muncul tidak hanya ketika banjir terjadi, tetapi juga sejak muncul tanda-tanda hujan deras. Gejala kecemasan meliputi aspek fisik seperti jantung berdebar, sulit tidur, dan keringat dingin serta aspek psikologis gelisah, takut, dan panik. Faktor pemicu kecemasan bersifat multidimensional, mencakup ketidakpastian informasi, trauma masa lalu, dan minimnya kesiapsiagaan. Proses layanan informasi di wilayah penelitian berjalan secara informal dan reaktif, namun memiliki nilai adaptif yang tinggi. Ketua RT dan warga memanfaatkan grup WhatsApp sebagai media utama penyebaran informasi cepat mengenai kondisi air, bantuan, dan evakuasi. Selain, itu kegiatan forum warga yang diselenggarakan peneliti bersama perangkat RT memberikan ruang edukatif untuk memahami gejala kecemasan dan strategi penanganannya. Layanan ini bersifat partisipatif dan interaktif, menggunakan media audiovisual, diskusi kelompok, dan simulasi. Pengalaman warga setelah mendapat layanan informasi menunjukan adanya perubahan signifikan dalam kesiapsiagaan dan pengelolaan emosi. Warga menjadi lebih tenang, teroganisir, dan saling mendukung dalam menghadapi bencana. Layanan informasi tidak hanya berfungsi sebagai penyampai data, tetapi juga sebagai instrumen psikososial yang memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan rasa aman, dan meningkatkan ketahanan komunitas. Dengan demikian, peneliti ini menegaskan bahwa efektivitas layanan informasi sangat bergantung pada kecepatan, kejelasan, dan empati dalam penyampaian pesan. Informasi yang tepat dapat mengubah kecemasan menjadi kesiapsiagaan yang konstruktif.</note>
<classification>155</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1248</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1248</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1248</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31879</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-17 08:27:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-17 08:28:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>