Detail Cantuman Kembali

XML

Efektifitas Layanan Informasi untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga (Studi pada Wali Murid Taman Kanak-Kanak di TK Mutiara Ibu)


Ketahanan keluarga merupakan kemampuan suatu keluarga untuk tetap berfungsi secara harmonis dan positif dalam menghadapi berbagai tekanan kehidupan, baik dari dalam maupun luar keluarga. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, ketahanan keluarga menjadi faktor penting yang memengaruhi pola asuh, perkembangan emosi, serta pembentukan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan informasi dalam meningkatkan ketahanan keluarga, khususnya pada dimensi sosial-psikologis orang tua siswa TK Mutiara Ibu, serta mendeskripsikan efektivitas layanan informasi dalam menjalankan empat fungsi utamanya, yaitu pemahaman, pencegahan, pemeliharaan dan pengembangan, serta pengentasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen (pre-experimental design), menggunakan bentuk One Group Pretest–Posttest Design. Desain ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan informasi dalam meningkatkan ketahanan keluarga, namun tidak melibatkan kelompok pembanding (kontrol). Subjek penelitian adalah orang tua siswa TK Mutiara Ibu yang mengikuti kegiatan layanan informasi melalui ceramah dan diskusi parenting dengan materi “Mengelola Emosi”, “Pola Asuh Positif”, dan “Menjadi Orang Tua yang Hebat”. Data dikumpulkan melalui angket ketahanan keluarga dan angket efektivitas layanan informasi, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (Paired Sample T-Test) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan informasi efektif dalam meningkatkan ketahanan keluarga. Nilai rata-rata ketahanan keluarga meningkat dari 124,02 sebelum layanan menjadi 188,70 sesudah layanan, dengan selisih 64,68 poin. Nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dan Cohen’s d sebesar -2,313 menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dan termasuk kategori efek sangat besar. Selain itu, efektivitas layanan informasi dalam menjalankan empat fungsi utamanya juga berada pada kategori sangat efektif, yaitu fungsi pemahaman (91%), fungsi pencegahan (100%), fungsi pemeliharaan dan pengembangan (89,9%), dan fungsi pengentasan (90%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan informasi merupakan strategi bimbingan yang efektif dan relevan untuk meningkatkan ketahanan keluarga, khususnya pada dimensi sosial-psikologis. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk perubahan sikap dan perilaku positif orang tua dalam pengasuhan dan pengelolaan kehidupan keluarga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan layanan bimbingan keluarga di lembaga pendidikan anak usia dini serta memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter bangsa.
Ghondur Falah Nugroho - Personal Name
SKRIPSI BKI 1247
371.4
Text
Indonesia
2025
serang
xv + 98 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...