Detail Cantuman Kembali

XML

Perbandingan Eskatologi Perspektif Syekh Siti Jenar dan Fazlur Rahman


Agama merupakan sistem kepercayaan yang menghubungkan manusia dengan Tuhan melalui ibadah dan ajaran, termasuk doktrin eskatologi yang membahas kehidupan akhirat. Eskatologi mencakup tema tema seperti kiamat, kebangkitan, dan kehidupan setelah mati, yang memiliki posisi penting dalam ajaran Islam. Fazlur Rahman menekankan eskatologi sebagai tema sentral Al-Qur’an dengan fokus pada surga, neraka, dan pengadilan akhir. Sebaliknya, Syekh Siti Jenar menawarkan perspektif sufistik yang unik, mengintegrasikan Islam dengan budaya Jawa dan makna kematian. Rumusan permasalahan penelitian ini adalah (1) bagaimana konsep eskatologi Syekh Siti Jenar dan Fazlur Rahman?, (2) bagaimana perbandingan pemikiran eskatologi Fazlur Rahman dan Syekh Siti Jenar?, (3) bagaimana implikasi praktis dan etis dari perbandingan eskatologi?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui konsep eskatologi Syekh Siti Jenar dan Fazlur Rahman. (2) mengetahui perbandingan pemikiran eskatologi Fazlur Rahman dan Syekh Siti Jenar. (3) mengetahui implikasi praktis dan etis dari perbandingan eskatologi. Adapun jenis penelitian ini adalah library research dengan pendekatan deskriptif filosofis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur mengenai konsep eskatologi Jenar dan Rahman untuk dianalisis secara kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep eskatologi Syekh Siti Jenar dipindahkan pada mistik Jawa yang menekankan penyatuan spiritual dengan Tuhan (manunggaling kawula Gusti), sementara Fazlur Rahman mengusung pendekatan rasional dan etis berbasis Al-Qur'an, memandang dunia sebagai tempat ujian moral yang berhubungan langsung dengan kehidupan akhirat. Perbandingan keduanya terletak pada pendekatan mistik versus rasional-etis, pandangan tentang dunia sebagai ilusi (Jenar) versus tempat ujian moral (Rahman), serta makna surga dan neraka sebagai kondisi spiritual (Jenar) versus keadilan ilahi (Rahman). Implikasi praktisnya meliputi tanggung jawab moral di dunia, pencarian spiritual, keseimbangan antara duniawi dan akhirat, serta pentingnya toleransi terhadap perbedaan pandangan untuk keharmonisan sosial dan spiritual.
SKRIPSI AFI 123
2x9.6598
Text
Indonesia
2025
serang
xvii + 90 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...