Detail Cantuman Kembali
Pendekatan Rebt Dalam Meningkatkan Self Acceptance Pada Individu Yang Mengalami Negative Body Image Di Desa Panenjoan Kecamatan Carenang (Studi di Desa Panenjoan Kecamatan Carenang_Serang)
Individu atau seseorang yang mampu menerima kekurangan yang ada pada dirinya maka akan terbentuk suatu konsep diri yang positif dan mampu memanfaatkan atau menjadikan kekurangan bisa menjadi keberkahan di dalam kehidupannya. Akan tetapi ketika seseorang tidak mampu menerima kekurangan yang ada pada dirinya, maka akan terbentuk suatu konsep diri yang negatif dan akan menganggap bahwa kekurangan yang ada pada dirinya adalah sesuatu keburukan yang membuat individu atau seseorang tersebut cenderung tidak percaya diri bahkan putus asa dengan kekurangan yang dimilikinya. Dan bisa saja akan menimbulkan sifat suudzon terhadap Allah SWT. Inilah yang disebut dengan istilah negative body image. Dari latar belakang masalah di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Bagaimana kondisi individu yang mengalami negative body image? 2) Bagaimana pendekatan REBT dalam meningkatkan self acceptance terhadap individu yang mengalami negative body image? 3) Bagaimana hasil konseling REBT dalam meningkatkan self acceptance terhadap individu yang mengalami negative body image? Penelitian dilaksanakan di Desa Panenjoan Kecamatan Carenang Kabupaten Serang Banten. Subjek penelitian yaitu 5 orang dengan rentan usia dari 12 sampai 24 tahun. Adapun kelima responden tersebut adalah SAB, SUD, ZM, SF, dan SFH. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Selain melakukan penelitian, peneliti juga melakukan treatment dan konseling melalui pendekatan Rational Emotive Behavior (REBT). Berdasarkan penelitian bahwa individu yang mengalami negative body image cendrung hilang kepercayaan diri. Tidak mampu menerika keadaan yang ada pada dirinya. Ditambah tekanan eksternal seperti keluarga, teman dan lingkungan yang sangat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri pada individu yang mengalami negative body image. Adapun teknik-teknik yang digunakan konselor menggunakan teknik kognitif, teknik reinforcement (penguatan), teknik social modeling (pemodelan sosial), teknik live models (mode kehidupan nyata) dan teknik emotif dengan menggunakan teknik pengalaman langsung yaitu proses ini dilakukan melalui perencanaan dan penerapan keterampilan mengatasi masalah. Penelitian ini memperlihatkan bahwa setelah melakukan proses konseling melalui pendekatan Rational Emotive Behavior (REBT) konseli mengalami beberapa perubahan pada keyakinannya. Kini mereka mampu meningkatkan self acceptance pada dirinya seperti mampu untuk melawan fikirannya, mampu berfikir globar dan mampuu berfikir rasional demi meningkatkan kepercayaan diri.
Asmiyati Dewi - Personal Name
SKRIPSI BKI 1235
158.3
Text
Indonesia
2020
serang
xv + 74 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







