Detail Cantuman Kembali

XML

Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Total Aset Pada Bank BJB Syariah Periode 2018-2024.


Dalam beberapa tahun terakhir, sektor keuangan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat yang mencerminkan semakin kuatnya ekosistem ekonomi syariah nasional. Salah satu indikator utama perkembangan perbankan syariah adalah pertumbuhan aset. Namun, pada Bank BJB Syariah periode 2018-2024, pertumbuhan aset yang fluktuatif menunjukkan adanya dinamika kinerja keuangan yang perlu dikaji lebih lanjut. Faktor internal seperti Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) diduga berperan penting dalam memengaruhi Total Aset tersebut Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: apakah variabel NPF, FDR, dan BOPO berpengaruh terhadap Total Aset pada Bank BJB Syariah Periode 2018-2024? Berdasarkan rumusan masalah, maka penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh NPF, FDR, dan BOPO terhadap Total Aset, serta untuk mengetahui variabel yang mana yang paling dominan mengetahui Total Aset pada Bank BJB Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Dengan jumlah sampel sebanyak 28 dan data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulan Bank BJB Syariah yang dipublikasikan oleh Laporan Publikasi Bank BJB Syariah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2018-2024. Analisis data dilakukan menggunakan uji analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi berganda, dan uji koefisien determinasi (R2). Serta uji t (parsial), dan uji f (simultan) dengan menggunakan bantuan aplikasi perhitungan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukan Bahwa secara parsial, variabel NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap Total Aset dengan nilai t hitung sebesar 0,398 dan nilai signifikansi 0,694. Variabel FDR berpengaruh signifikan terhadap Total Aset dengan nilai t hitung sebesar -6,462 dan nilai signifikansi 0,000. Sedangkan variabel BOPO juga berpengaruh signifikan terhadap Total Aset dengan nilai t hitung sebesar -2,228 dan nilai signifikan 0,036. Secara simultan variabel NPF, FDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap Total Aset dengan nilai f hitung sebesar 19,962 dan nilai signifikan 0,000. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,723 menunjukan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan Total Aset sebesar 72,3%, sedangkan sisanya 27,7% dijelaskan oleh faktor laim di luar model penelitian ini.
Muhamad Irfan - Personal Name
SKRIPSI PBS 997
332.1
Text
Indonesia
2025
serang
xvi + 141 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...