<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31826">
<titleInfo>
<title>Analisis Mekanisme Fokus Gempa Bumi Menggunakan Software Seiscomp di Wilayah Pulau Bawean, Jawa Timur</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Zaharani Nurul Fitria</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xviii + 67 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis sesar dan nilai parameter fisis berdasarkan mekanisme fokus gempa bumi. Analisis tersebut dilakukan menggunakan metode gerakan awal gelombang P kompresi maupun dilatasi dengan bantuan Software SeisComP. Data gempa bumi yang dianalisis menggunakan kekuatan gempa M 5,1, M 6,4 dan M 4,8 serta kedalaman hiposenter kurang dari 70 km di Wilayah Pulau Bawean, Jawa Timur. Hasil menunjukkan bahwa jenis sesar yang terbentuk merupakan sesar geser karena posisi sumbu P (tekanan) dan sumbu T (tarikan) berada di sekitar atau tepat pada garis nodal. Parameter fisis menunjukkan bahwa dari bidang nodal pertama lebih sesuai untuk merepresentasikan bidang patahan sebenarnya dibandingkan bidang nodal kedua. Hal ini ditunjukkan oleh orientasi nilai strike pada bidang nodal pertama (166°, 168° dan 175°) yang konsisten dengan arah utama patahan regional di Laut Jawa utara-barat laut ke selatan-tenggara (NNW–SSE), bidang nodal pertama nilai dip (81°-85°) yang hampir vertikal, serta nilai rake (10°,15°, dan 20°) positif yang mengindikasikan mekanisme geser mendatar menganan (dextral strike-slip). Sebaliknya, bidang nodal kedua meskipun menunjukkan indikasi pergerakan geser mendatar, orientasi strike-nya tidak sejalan dengan arah geologi regional, sehingga kurang tepat dijadikan sebagai bidang patahan utama.</note>
<classification>551.22</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 062</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI FIS 062</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 062</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31826</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 15:11:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 15:11:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>