<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31823">
<titleInfo>
<title>Pengujian Organoleptik dan Cemaran Mikroorganisme pada Susu Kambing Segar Non-Pasteurisasi dan Susu Kambing Pasteurisasi di Peternakan Jawara Farm</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nurul Lathifatun Nisa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 42 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Susu kambing merupakan salah satu alternatif sumber susu bagi masyarakat Indonesia. Kandungan gizi susu kambing yang lengkap menyebabkan susu dapat menjadi media yang sangat baik bagi mikroorganisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas organoleptik meliputi warna, bau, dan rasa serta menentukan cemaran mikroorganisme meliputi Angka Lempeng Total (ALT), Staphylococcus aureus dan Enterobacteriaceae pada pada susu kambing segar non-pasteurisasi dan susu kambing pasteurisasi di Peternakan Jawara Farm berdasarkan syarat mutu SNI 3141.1:2011. Hasil pengujian organoleptik pada susu kambing pasteurisasi dan non pasteurisasi tidak mengalami perubahan. Hasil pengamatan keduanya memiliki warna putih agak kuning, bau khas kambing, rasa sedikit berlemak. Hasil pengujian cemaran mikroorganisme parameter ALT pada sampel susu kambing segar non-pasteurisasi adalah 1,1x106 dan susu pasteurisasi adalah 2,7x106. Pengujian S.aureus pada sampel susu segar non-pasteurisasi dan susu pasteurisasi dengan nilai 0x102. Pengujian Enterobacteriaceae pada susu segar non-pasteurisasi adalah 0,36x103 dan susu pasteurisasi adalah 0x103. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa parameter pengujian organoleptik pada susu kambing non-pasteurisasi dan pasteurisasi sesuai standar SNI 3141.1:2011. Hasil pengujian mikroorganisme parameter ALT pada susu kambing non pasteurisasi dan pasteurisasi keduanya tidak memenuhi standar SNI 3141.1:2011. Parameter S.aureus dan Enterobacteriaceae pada pada susu kambing non-pasteurisasi dan pasteurisasi keduanya memenuhi syarat mutu SNI 3141.1:2011.</note>
<classification>637</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 103</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 103</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 103</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31823</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 14:21:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 14:21:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>