Detail Cantuman Kembali
Penerapan Model ARIMA untuk Memprediksi Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Bank Muamalat Periode 2025-2027
Efisiensi operasional merupakan salah satu aspek yang menjadi persaingan
pada perbankan syariah, terutama bank muamalat Indonesia sebagai pelopor
bank syariah di Indonesia. Variasi rasio BOPO antaratahun 2018 hingga
2024 mencerminkan ketidakstabilan dalam efisiensi dalam kinerja bank
tersebut.
Rumusan masalah pada penelitian ini mencakup, apa model ARIMA yang
terbaik untuk meramalkan rasio BOPO Bank Muamalat Indonesia periode
kedepan, serta bagaimana hasil dari peramalan tingat rasio BOPO dengan
menerapkan model tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk untuk
mengidentifikasi hasil peramalan rasio Biaya Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO) Bank Muamalat periode 2025-2027, yang
akan didasarkan pada model ARIMA terbaik. Metode penelitian yang
digunakan ialah peramalan (forecasting) dengan menggunakan teknik
Autoregressive Integrated Moving Avarage (ARIMA) Box-Jenkins, dengan
pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif serta memanfaatkan data
sekunder yang telah di publikasikan oleh Bank Muamalat Indonesai dan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Temuan penelitian ini menunjukan bahwa
model ARIMA terbaik dengan nilai AIC terendah dari model lainnya ialah
model ARIMA (0,1,0), serta hasil peramalan rasio Biaya Operasional
terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) cenderung stabil pada angka
99,04% selama periode 2025-2027.
Serliani Fadhilah - Personal Name
SKRIPSI PBS 999
332.1
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xv + 83 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







