Detail Cantuman Kembali

XML

Penerapaan Konseling Gestalt Menggunakan Teknik Kursi Kosong pada Emosi Remaja


Remaja merupakan fase perkembangan yang penuh tantangan, dimana salah satu masalah yang sering muncul adalah emosi marah yang sulit dikendalikan dan dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.Penelitian ini bertujuan untuk membantu remaja dalam mengelola emosi marah melalui penerapan konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong, serta melihat perubahan perilaku dan kesadaran emosi setelah diberikan layanan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana gambaran emosi marah yang dialami remaja, (2) bagaimana proses penerapan konseling Gestalt dengan teknik kursi kosong dalam membantu remaja mengelola emosi marah, dan (3) bagaimana hasil perubahan yang terjadi setelah mengikuti layanan konseling tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran kemarahan remaja, menjelaskan proses penerapan teknik kursi kosong, serta menganalisis hasil perubahan emosi dan perilaku remaja setelah diberikan layanan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga remaja di Kampung Babakan Encle yang mengalami masalah kemarahan berupa mudah tersinggung, temperamental, dan kesulitan berkomunikasi dengan orang tua. Melalui konseling Gestalt menggunakan teknik kursi kosong, konselor membantu klien menyadari emosi yang dirasakan, mengekspresikan kemarahan secara tepat, dan bertanggung jawab atas emosinya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti layanan, remaja mengalami perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran terhadap emosi, kemampuan mengendalikan kemarahan, serta perbaikan komunikasi dan hubungan dengan orang tua.
Meidayanti - Personal Name
SKRIPSI BKI 1228
158.3
Text
Indonesia
2025
serang
xiv + 97 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...