Detail Cantuman Kembali

XML

Framing Tempo.co dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Darussalam An-Nur Tangerang


Kekerasan seksual merupakan tindak kejahatan serius yang terus meningkat, bahkan terjadi di lembaga sosial yang seharusnya menjadi tempat perlindungan, seperti kasus kekerasan seksual sesama jenis terhadap belasan anak laki-laki di Panti Asuhan Darussalam An-Nur Tangerang. Peristiwa ini menyoroti kerentanan korban di bawah relasi kuasa dan menimbulkan pertanyaan mengenai sistem pengawasan lembaga. Media massa, khususnya Tempo.co, memiliki peran penting dalam membingkai (framing) realitas ini dan memengaruhi opini publik. Rumusan masalah dalam penelitian ini, ialah Bagaimana struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris dalam pemberitaan Tempo.co mengenai kasus kekerasan seksual di Panti Asuhan Darussalam An-Nur dan Bagaimana Tempo.co membingkai kasus tersebut dalam Perspektif Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menjelaskan struktur Framing Tempo.co pada pemberitaan kasus kekerasan seksual di Panti Asuhan Darussalam An-Nur berdasarkan elemen Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki dan untuk menjelaskan bingkai makna yang dibangun Tempo.co dalam pemberitaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan melakukan analisis menggunakan Teori Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki melalui teknik dokumentasi pada portal berita online Tempo.co. Data didapatkan melalui video dan foto yang terdapat di media social seperti youtube dan tiktok. Juga data didapatkan melalui hasil tangkapan layer (screenshoot) pada portal berita Tempo.co. Hasil penelitian menunjukan bahwa Berdasarkan analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki melalui empat struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris ditemukan bahwa Tempo.co membingkai kasus kekerasan seksual di Panti Asuhan Darussalam An-Nur Tangerang sebagai peristiwa kemanusiaan yang menuntut tanggung jawab sosial, hukum, dan moral. Tempo menampilkan berita secara informatif, empatik, dan berimbang dengan pola 5W+1H yang runtut. Bahasa yang digunakan lugas namun menyentuh sisi emosional pembaca. Secara keseluruhan, Tempo.co membangun empat bingkai utama, yaitu kemanusiaan, tanggung jawab pemerintah, moralitas hukum, dan kelembagaan, yang mendorong kesadaran publik akan pentingnya perlindungan anak serta perbaikan sistem sosial agar kekerasan serupa tidak terulang.
Asmaya Tunnabillah - Personal Name
SKRIPSI KPI 1189
302.23
Text
Indonesia
2024
serang
xiii + 113 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...