Detail Cantuman Kembali

XML

Pola Asuh Orang Tua Dalam Membaca Doa Harian Melalui Pembiasaan Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Al-Bilqis Kabupaten Pandeglang Banten.


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca doa harian melalui pembiasaan anak usia 5-6 tahun di TK Al-Bilqis Kabupaten Pandeglang Banten sebelum dan sesudah dilakukan pembiasaan oleh orang tua, untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dalam membaca doa harian melalui pembiasaan anak usia 5-6 tahun di TK Al-Bilqis Kabupaten Pandeglang Banten serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat orang tua dalam membimbing anak membaca doa harian melalui pembiasaan anak usia 5-6 tahun di TK Al-Bilqis Kabuapten Pandeglang Banten. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan alat pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi, dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah anak-anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca doa harian melalui pembiasaan anak usia 5-6 tahun di TK Al-Bilqis Kabupaten Pandeglang Banten sebelum dilakukan pembiasaan membaca doa harian ada beberapa anak yang belum mampu namun setelah dilakukan pembiasaan membaca doa harian oleh orang tua anak memiliki kemampuan membaca doa harian dengan baik. Pola asuh orang tua dalam membaca doa harian melalui pembiasaan anak usia 5-6 tahun di TK Al-Bilqis Kabupaten Pandeglang Banten menunjukkan bahwa dari 7 orang tua, 4 orang tua diantaranya mengarah pada pola asuh permissif sedangkan 3 orang tua diantaranya menggunakan pola asuh campuran antara pola asuh demokratis dan pola asuh otoriter. Pola asuh demokratis ditandai adanya taklim (memberitahu), targhib (motivasi), uswatun hasanah (teladan), bil hikmah (bijaksana) dan adanya musyawarah (diskusi). Pola asuh otoriter ditandai adanya tahrim (larangan) dan pola asuh permissif ditandai adanya perilaku orang tua yang membebaskan anak. Faktor pendukung orang tua yaitu memberikan perhatian, motivasi juga membimbing membaca doa harian melalui pembiasaan yang baik dengan cara memberikan dan menyediakan wadah belajar melalui kegiatan les mengaji sore yang dilakukan seperti kegiatan pembelajaran sehari-hari di sekolah. Namun ada beberapa hambatan yang dihadapi oleh orang tua mengenai membimbing membaca doa harian melalui pembiasaan pada anak seperti keterbatasan waktu dimana orang tua tidak memiliki banyak waktu untuk terus mengajarkan doa-doa harian pada anak. Selain faktor waktu, keadaan personal anak juga menjadi salah satu hambatan dalam belajar membaca doa harian. Jadi dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua sangatlah berpengaruh dalam belajar membaca doa harian pada anak usia 5-6 tahun di TK Al-Bilqis Kabupaten Pandeglang Banten.
Karismawati - Personal Name
SKRIPSI PIAUD 299
371.5
Text
Indonesia
2024
serang
xvii + 224 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...