<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31790">
<titleInfo>
<title>Pengaruh BI Rate, Inflasi dan Financing to Deposit Ratio terhadap Total Aset Perbankan Syariah Indonesia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Imay Ashabul Maimanah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 70 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel BI rate, inflasi, dan financing to deposit ratio, baik secara parsial maupun simultan, terhadap total aset perbankan syariah di Indonesia periode 2014-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa variabel BI rate dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap total aset. Pengaruh BI rate terjadi melalui saluran persaingan pasar, di mana kenaikan suku bunga acuan konvensional menciptakan tekanan kompetitif yang dapat menghambat penghimpunan dana dan pertumbuhan total aset. Sementara itu, inflasi memengaruhi total aset melalui saluran daya beli dan risiko pembiayaan, yang secara kolektif memaksa bank untuk bersikap konservatif dalam penyaluran pembiayaan. Sebaliknya, variabel financing to deposit ratio secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap total aset, mengindikasikan bahwa fluktuasi rasio penyaluran pembiayaan bukan merupakan determinan utama pertumbuhan volume total aset. Meskipun demikian, hasil uji simultan menyimpulkan bahwa BI rate, inflasi, dan financing to deposit ratio secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap total aset perbankan syariah. Signifikansi gabungan ini menekankan adanya sinergi yang kuat antara faktor makroekonomi dengan faktor intermediasi dalam menjelaskan kinerja aset bank. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan total aset perbankan syariah sangat sensitif dan dipengaruhi secara substansial oleh kondisi makroekonomi eksternal, khususnya BI rate dan inflasi, dan manajemen perbankan syariah perlu mengembangkan strategi yang adaptif terhadap fluktuasi kedua indikator tersebut.</note>
<classification>2x4.27</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 996</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PBS 996</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 996</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31790</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-26 08:53:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-26 08:54:09</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>