Detail Cantuman Kembali
Praktik Tabungan Paket Lebaran dalam Implementasi Fatwa Dewan Syari'ah Nasional tentang Akad Wadi'ah (Studi Kasus di Warung Om Merry Cengkareng, Jakarta Barat)
Wadi’ah merupakan akad penitipan barang yang bertujuan untuk menjaga
keamanan dan integritas barang titipan. Dalam fiqih, akad ini terbagi menjadi dua
jenis, yaitu wadi’ah yad amanah dan wadi’ah yad dhamanah. Warung Om Merry,
salah satu toko sembako di Cengkareng, Jakarta Barat, menerapkan akad wadi’ah yad
dhamanah dalam program tabungan paket lebaran. Program ini memungkinkan
masyarakat menabung untuk membeli barang kebutuhan pokok yang dapat diambil
menjelang hari raya Idul Fitri. Inovasi tabungan paket lebaran membantu masyarakat
merencanakan belanja sejak dini dan menghindari kenaikan harga menjelang lebaran.
Namun, dalam praktiknya, terdapat beberapa kendala seperti ketidaksesuaian produk
dengan katalog, kerusakan kemasan, serta keterlambatan pengiriman. Yang menuai
ketidak amanahan dan pertanggung jawaban secara hukum ekonomi islam. Penelitian
ini menganalisis praktik tabungan paket lebaran dalam implementasi fatwa DSN MUI
NO.36/DSN-MUI/X/2002 tentang akad wadi’ah di Warung Om Merry serta
permasalahan yang muncul dalam pelaksanaannya.
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Prosedur dan Mekanisme
pengembalian produk yang tidak sesuai dengan Pesanan Penanganan, Kerusakan
dalam Kemasan, dan untuk mengetahui Penyelesaian Keterlambatan Pengiriman
dalam Tabungan Paket Lebaran di Warung Om Merry dan juga untuk mengetahui
Praktik Tabungan Paket Lebaran Dalam Implementasi Fatwa DSN MUI NO.36/DSN
MUI/X/2002 Tentang Akad Wadi’ah di Warung Om Merry Cengkareng, Jakarta
Barat.
Metode penelitian yang digunakan adalah dengan kulitatif dan sifat deskripti,
dengan sumber data primer dan sekunder, metode pengumpulan datanya meliputi
observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik analisis data (miles and hubermen).
data yang di ambil hasil wawancara dengan pemilik Toko Sembako Warung Om
Merry, Pegawai program Tabungan Paket Lebaran, dan costumer yang pernah
mengikuti program tabungan paket lebaran, agar memperkuat hasil penelitian yang
penulis teliti.
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa belum sepenuhnya memenuhi prinsip
prinsip syari’ah. Meskipun program ini memberikan manfaat nyata untuk masyarakat,
terutama membantu perencanaan keuangan menjelang lebaran namun terlihat kurang
dari segi kesesuaian antara barang yang diterima dengan katalog awal, kerusakan
barang, dan keterlambatan pengiriman barang. Dalam implementasi hukum ekonomi
islam, perlu adanya evaluasi dan peningkatan tata kelola program agar nilai-nilai
syari’ah seperti kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi dapat benar-benar
diimplementasikan.
Aminah Ovinda Putri - Personal Name
SKRIPSI HES 1045
2x4.2
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xiii + 104 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







