<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31778">
<titleInfo>
<title>Nilai Keislaman dalam Seni Tradisional Debus di Menes Pandeglang (Studi Kasus Debus di Padepokan Maung Pande)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Handewi Ayu Pramesti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xIII+ 77 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tradisi Debus merupakan salah satu warisan budaya khas Banten yang 
memiliki dimensi religius dan filosofis mendalam. Kesenian ini pada awalnya berakar 
pada tradisi lokal yang bersifat magis, namun sejak masa Sultan Maulana Hasanuddin, 
Debus mengalami proses islamisasi dan dimanfaatkan sebagai media dakwah untuk 
menyebarkan ajaran Islam melalui doa, dzikir, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an. 
Seiring perkembangan zaman, makna spiritual Debus mengalami pergeseran dan sering 
dipersepsikan sebagai pertunjukan mistis semata. Penelitian ini bertujuan untuk 
mengkaji nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam seni tradisional Debus di Menes, 
Pandeglang, serta memahami bagaimana prosesi, simbol, dan pandangan masyarakat 
terhadap pertunjukan Debus tersebut. 
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa rumusan masalah yaitu: 1. 
Bagaimana gambaran prosesi dan simbol dalam tradisi Debus di Padepokan Maung 
Pande, Menes Pandeglang? 2. Bagaimana nilai keislaman dan nilai budaya yang ada 
dalam tradisi Debus di Padepokan Maung Pande, Menes Pandeglang?3. Bagaimana 
pandangan masyarakat mengenai tradisi Debus di Padepokan Maung Pande Menes, 
Pandeglang? Metodologi penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah penelitian 
kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus dan teknik yang digunakan yaitu dengan 
cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menafsirkan 
makna-makna yang muncul dalam setiap tahapan prosesi, simbol-simbol yang 
digunakan, serta pandangan masyarakat dalam konteks nilai-nilai keislaman dan budaya 
lokal.  
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Debus terdiri dari beberapa 
tahap, yaitu persiapan, pembukaan dengan doa dan dzikir, pemanasan melalui gerakan 
silat, pertunjukan inti berupa atraksi kekebalan tubuh, dan penutupan dengan doa 
penyucian. Setiap tahap mengandung nilai spiritual dan simbolik yang menggambarkan 
perpaduan antara ajaran Islam dan budaya lokal. Nilai keislaman yang terkandung di 
dalamnya mencakup ketakwaan, tawakal, kesabaran, keberanian, serta keyakinan 
bahwa segala kekuatan hanya berasal dari Allah SWT. Sementara itu, unsur budaya 
lokal seperti penggunaan bunga tujuh rupa, minuman tujuh rasa, dan mantra tradisional 
menunjukkan keberlanjutan nilai-nilai leluhur yang diharmonisasikan dengan ajaran 
Islam.</note>
<classification>2X6.7</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1191</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1191</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1191</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31778</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-21 10:43:53</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-21 11:12:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>