Detail Cantuman Kembali

XML

Tradisi Suwuk sebagai Metode Pengobatan Tradisional (Studi Living Hadis di Kampung Jemaka Masjid Kelurahan Cilaku Kecamatan Curug Kota Serang)


Tradisi suwuk merupakan salah satu tradisi yang masih aktif dilaksanakan dan diterapkan saat bayi baru lahir 7 Hari dan tradisi ini sudah menjadi kebiasaan di Kampung Jemaka Masjid, Kelurahan Cilaku Kecamatan Curug, Kota Serang. Terdapat tiga permasalahan yang penulis kaji: 1) Bagaimana Praktik Tradisi Suwuk di Kampung Jemaka Masjid Kelurahan Cilaku Kecamatan Curug Kota Serang? 2) Bagaimana Hadis hadis yang berkaitan dengan Tradisi Suwuk di Kampung Jemaka Masjid Kelurahan Cilaku Kecamatan Curug Kota Serang? 3) Bagaimana Pandangan Masyarakat dalam pelaksanaan Tradisi Suwuk di Kampung Jemaka Masjid Kelurahan Cilaku Kecamatan Curug Kota Serang? Hasil yang dapat diambil dari penelitian yang dilakukan, bahwa mengkaji praktik tradisi Suwuk sebagai metode pengobatan tradisional di Kampung Jemaka Masjid, Kelurahan Cilaku, Kota Serang, melalui perspektif Living Hadis. Suwuk merupakan praktik pengobatan tradisional yang melibatkan pembacaan doa atau mantra sambil melakukan hembusan/tiupan pada objek atau pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Living Hadis, yang mengkaji praktik dan pemahaman masyarakat terhadap Hadis Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, Penyuwuk, dan masyarakat, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Suwuk di Kampung Jemaka Masjid diterima secara luas dan diyakini keefektifannya dalam mengobati penyakit fisik maupun non-fisik. Masyarakat meyakini bahwa doa yang digunakan bersumber dari Ayat Al-Qur'an dan doa-doa yang diajarkan Nabi, sehingga tidak mengandung unsur kemusyrikan. Dalam tinjauan Living Hadis, tradisi Suwuk ini adalah manifestasi lokal dari konsep pengobatan dengan jampi-jampi yang dibenarkan syariat. Masyarakat menghayati Hadis tentang ruqyah sebagai landasan legalitas keagamaan untuk praktik mereka, menunjukkan bahwa Hadis Nabi tidak hanya berhenti sebagai teks, tetapi hidup, diinterpretasikan, dan dipraktikkan secara turun temurun, berfungsi sebagai pedoman spiritual dan solusi kesehatan dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Banten.

Repository: https://repository.uinbanten.ac.id/18638/
Yulianti - Personal Name
SKRIPSI IH 168
2x2
Text
Indonesia
2025
serang
xxiii + 75 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...