Detail Cantuman Kembali
الصراع الداخلي للشخصيية الرئيسية في فيلم ألهية 2053 (دراسة في علم النفس الأدبي عند سيغموند فرويد)
Film Alephia 2053 karya Jurj Abu Mahya merupakan karya fiksi ilmiah Arab yang
sarat dengan pesan sosial dan politik tentang kebebasan, perlawanan terhadap tirani, serta
pergulatan batin manusia di bawah sistem yang menindas. Film ini menjadi objek penelitian
karena menggambarkan realitas psikologis tokoh-tokohnya, terutama Majd dan Sumaya, yang
mengalami pertentangan antara loyalitas terhadap kekuasaan dan dorongan moral untuk
mencari kebenaran. Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud untuk
mengungkap bentuk dan penyebab konflik batin yang dialami tokoh utama.
Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua hal utama, yaitu: (1) bagaimana
bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam film Alephia 2053 berdasarkan
teori psikoanalisis Sigmund Freud, khususnya pada konsep id, ego dan superego; dan (2) apa
saja penyebab konflik batin berdasarkan teori kepribadian Sigmund Freud. Tujuan penelitian
ini adalah untuk menjelaskan dinamika psikologis tokoh utama dalam menghadapi tekanan
sosial dan moral, serta menafsirkan bagaimana unsur id, ego, dan superego bekerja dalam
membentuk perilaku dan keputusan tokoh-tokoh tersebut.
Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian sastra modern
Arab melalui pendekatan psikologi sastra, khususnya penerapan teori psikoanalisis Freud
dalam karya sinematik. Secara praktis, penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih
mendalam mengenai bagaimana konflik batin mencerminkan kondisi sosial-politik
masyarakat Arab kontemporer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin dalam film ini muncul dari
pertentangan antara keinginan pribadi, tekanan sosial, dan nilai moral. Majd mengalami krisis
identitas dan moral akibat kebohongan sistem yang selama ini ia bela, sedangkan Sumaya
terjebak dalam dilema antara cinta, kehormatan, dan kebebasan diri. Ketidakseimbangan
antara id, ego, dan superego menyebabkan keduanya mengalami tekanan emosional yang
mendalam. Dengan demikian, film Alephia 2053 tidak hanya merepresentasikan perjuangan
melawan rezim otoriter, tetapi juga melukiskan perjuangan manusia melawan dirinya sendiri
dalam mencari makna kebenaran dan kebebasan.
Tazkia Aulia Qadariyyah - Personal Name
SKRIPSI BSA 547
892
Text
Bahasa Arab
2025
Serang Banten
xvi + 65 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







