Detail Cantuman Kembali

XML

Eksistensi Kegilaan dalam Novel Orang-Orang Gila Karya Han Gagas (Perspektif Eksistensialisme Soren Kierkegaard)


Eksistensi diartikan sebagai keberadaan. Eksistensi mempunyai arti
yang khusus, ialah eksistensi untuk cara manusia berada di dalam dunia.
kegilaan merupakan kekacauan dalam bertindak, prilaku, pandangan.
Soren
Kierkegaard
merupakan
filsuf
yang
mempunyai teori
eksistensialisme manusia. Eksistensi terbagi kepada tiga tahapan, tahap
estetis, tahap etis, tahap religius. Novel orang-orang gila mempunyai nilai
yang kuat dalam hidup manusia terkandung soal moral dan kebaikan yang
bisa diambil dan dipelajari.
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.
Bagaimana konsep kegilaan dalam eksistensialisme Soren Kierkegaard? 2.
Bagaimana eksistensi kegilaan perspektif eksistensialisme Soren
Kierkegaard dalam novel orang-orang gila?. Sedangkan tujuan penelitian
yaitu: 1. Menjelaskan eksistensi kegilaan dalam novel “Orang-orang Gila”
karya Han Gagas. 2. Menjelaskan eksistensi kegilaan dalam novel Orang-
Orang Gila dalam perspektif Soren Kierkegaard.Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Yakni proses dan hasil penelitian akan diuraikan secara rinci berdasarkan
hasil data dan informasi yang didapatkan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa:
1. Kegilaan menunjukan tindakan yang bisa membedakan batas manusia
normal dan abnormal Sedangkan eksistensi ialah keberadaan, terlebih
eksistensi ialah menjadi tugas seorang manusia. Eksistensi kegilaan Soren
Kierkegaard dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu eksistensi Estetik,
eksistensi etik, dan terakhir eksistensi religius.2. Dalam persfektif
eksistensialisme Soren Kierkegaard bahwa tokoh utama novel orang gila
Marno dan Astrid mengalami tahapan eksistensi. Marno dan Astrid dalam
hidupnya melewati batas sebagai manusia hingga memuncak sebagai
manusia yang sampai pada tahap eksistensi religius, menjadikan Marno
dan Astrid orang yang lebih bijak. Eksistensi mampu membawa manusia
menjadi lebih bijaksana dalam memanusiakan orang lain yaitu humanisme.
Ahmad Khudori - Personal Name
SKRIPSI AFI 121
101
Text
Indonesia
2022
Serang Banten
xii + 63 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...