<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31727">
<titleInfo>
<title>Studi Tafsir Al-Marāgī Tentang Pengelolaan Pikiran dalam Al-Qur’an:</title>
<subTitle>Menanggulangi Overthinking</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Afifah Awalia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxi + 99 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Overthinking merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang 
membahayakan kesehatan mental dan emosional, yaitu berupa kondisi 
berpikir secara berlebihan terhadap suatu hal yang telah atau belum 
terjadi secara terus-menerus, sehingga menimbulkan kecemasan, 
kegelisahan, serta mengganggu ketenangan hati. Overthinking dapat 
menyebabkan berbagai dampak negatif seperti stres, insomnia, 
menurunnya performa aktivitas, bahkan gangguan fisik dan psikis yang 
serius. 
Fokus penelitian ini diarahkan pada dua pokok permasalahan 
yaitu 1. Bagaimana Tafsir Al-Marāgī menjelaskan konsep pengelolaan 
pikiran berlebihan dalam konteks Al-Qur’an? 2. Apa solusi yang 
ditawarkan dalam Al-Qur’an melalui Tafsir Al-Marāgī untuk mengatasi 
overthinking dalam kehidupan sehari-hari? Adapun tujuannya 1. Untuk 
mengetahui penafsiran Al-Marāgī mengenai konsep pengelolaan 
pikiran berlebihan dalam konteks Al-Qur’an 2. Untuk mengetahui 
solusi yang ditawarkan dalam Al-Qur’an melalui Tafsir Al-Marāgī 
untuk mengatasi overthinking dalam kehidupan sehari-hari. Jenis 
penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Sumber data 
primer dalam penelitian ini adalah Al-Qur’an dan Tafsir Al-Marāgī. 
Sedangkan sumber sekunder yang digunakan adalah jurnal ilmiah, dan 
buku yang relevan dengan tema penelitian ini. 
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari berbagai sumber yang 
relevan, dapat disimpulkan bahwa dalam Al-Qur’an tidak ditemukan 
istilah “overthinking” secara spesifik, namun konsepnya tampak jelas 
dalam bentuk rasa takut, sedih, dan ketidaktenteraman hati 
(kekhawatiran) yang tercermin dalam beberapa ayat. Dalam Tafsir Al
Marāgī dijelaskan bahwa overthinking dapat diatasi dengan 
meningkatkan keimanan dengan berdzikir, bertawakal, berprasangka 
baik, serta bersikap sabar dalam menghadapi ujian hidup. Maka dari 
itu, 
kajian ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai 
bagaimana ulama tafsir modern memandang overthinking dalam ajaran 
Al-Qur’an.</note>
<classification>2x1.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 694</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 694</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 694</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31727</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-07 09:34:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-07 10:17:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>