<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31726">
<titleInfo>
<title>Pelecehan Seksual Verbal dan Nonverbal (Catcalling) (Studi 
Tafsir Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāgī)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Moch. Nasrullah Auliya A</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxii + 109 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Catcalling merupakan salah satu bentuk penyimpangan sosial 
yang berbahaya, karena dapat merusak etika pergaulan serta 
mengganggu kenyamanan dan kesehatan mental, terutama bagi 
perempuan. Catcalling adalah pelecehan verbal berupa siulan, 
komentar, atau panggilan bernada seksual yang dilakukan di ruang 
publik, sehingga menjadi sumber ketidaknyamanan dan trauma bagi 
korban. Tindakan ini banyak terjadi di kalangan remaja dan sering 
dianggap sepele, padahal memiliki dampak psikologis dan moral yang 
serius. 
Dengan demikian, penulis merumuskan beberapa masalah 
dalam penelitian ini, di antaranya: 1) Bagaimana klasifikasi ayat terkait 
catcalling dalam Al-Qur‟an? 2) Bagaimana pandangan Al-Marā gī  
terkāit catcalling berdasarkan penafsiran Tafsir Al-Marā gī ? Adapun 
tujuannya yaitu: 1) Untuk mengetahui klasifikasi ayat-ayat yang 
relevan dengan catcalling, dan 2) Untuk mengetahui pandangan Al
Marā gī  terkait catcalling dalam penafsiran Al-Marā gī . Jenis penelitian 
ini menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan 
pendekatan tafsir tematik (maudhū‟i). Sumber data primer dalam 
penelitian ini adalah Tafsir Al-Marā gī  karya Ahmad Musthafa Al
Marā gī , sedangkan sumber sekunder berupa kitab tafsir, jurnal, dan 
buku yang relevan. 
Dapat disimpulkan bahwa dalam Al-Qur‟an tidak ditemukan 
istilah catcalling secara eksplisit, namun terdapat banyak ayat yang 
secara makna relevan dengan perilaku tersebut, seperti ayat-ayat 
tentang menjaga pandangan, berkata yang baik, dan larangan mencela 
orang lain. Di antaranya QS. Al-Hujurat: 11, QS. Al-Ahzab: 58, QS. 
An-Nur: 30-31, dan QS. An-Nisa: 148. Dalam Tafsir Al-Marā gī , 
tindakan seperti catcalling dipandang sebagai bentuk pelanggaran 
terhadap nilai adab dan akhlak Islam, serta cerminan dari lemahnya 
kontrol diri. Oleh karena itu, Islam mengajarkan untuk menahan 
pandangan, menjaga lisan, dan memperlakukan sesama dengan penuh 
penghormatan.</note>
<classification>2x1.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 693</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 693</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 693</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31726</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-06 15:45:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-06 15:50:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>