Detail Cantuman Kembali
Fenomena Fear of Missing Out dalam perspektif Al Qur’an (Studi Kitab Tafsīr Al Munīr fī al Aqīdah al Syarī’ah wa al Manhaj Karya Wahbah Zuḥaīlī)
Di era digital ini, teknologi semakin canggih dan koneksi internet yang stabil
dapat memudahkan penggunaan teknologi untuk mengaksesnya. Media sosial juga
kerap kali digunakan untuk menyebarluaskan informasi, baik informasi penting
seperti berita ataupun informasi yang tidak terlalu penting seperti kegiatan-kegiatan
individual. Fear of missing out (FOMO) juga didefinisikan sebagai kecemasan dan
kekhawatiran individu terhadap ketidakpartisipan atau kehilangan pengalaman positif
yang dialami oleh orang lain, terutama melalui media sosial
Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam skrips ini
adalah : 1). Bagaimana penafsiran Wahbah Zuhaili tentang ayat fear of missing out
(FOMO)?.2). Bagaimana mengatasi fear of missing ou menurut Wahbah Zuhaili?
Adapun tujuan dari skripsi ini adalah :1). Untuk mengetahui penafsiran ayat fear of
missing out menurut Wahbah Zuhaili. 2). Untuk mengetahui Solusi dari fear of
missing out
Dalam penelitian skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research) yang sumber datanya
berasal dari bahan bahan tertulis seperti artikel, karya tulis ilmiah, skripsi, PDF, dan
sumber lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Sumber data yang didapatkan
pula berasal dari hasil wawancara, yang informasinya didapatkan dari responden
secara langsung.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa 1). fear of missing out dalam ayat Al
Qur‟an dipaparkan dengan menggunakan term seperti khauf, ḥazn, ḍayyiq, dan
Halu’an. Dalam Al Qur‟an kata tersebut banyak disebutkan. 2). Dalam penafsirannya
menjelaskan bahwa kata khauf yang berhubungan dengan fear of missing out
bermakna takut akan dosa yang dilakukan serta takut kepada Allah terhadap azab
yang akan diberikan, dalam Al Qur‟an ayat yang membahas mengenai khauf ialah
QS. An Nazi‟at [79]:40, QS. Al A‟rāf [7]:35. 3). Dalam Al Qur‟an dijelaskan pula
solusi untuk mengatasi fear of missing out diantaranya dengan berdzikir yang dalam
Al Qur‟an dijelaskan pada QS. Ar-Ra„d [13]:28, kemudian bersikap qanaah (merasa
cukup) serta bersikap sabar.
Uswatun Khasanah Maulidiah - Personal Name
SKRIPSI IAT 692
2x1.4
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xix + 79 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







