Detail Cantuman Kembali
Tingkat Self-Awareness Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung.
Self-awareness merupakan kemampuan individu untuk mengenali emosi, menilai diri secara akurat, dan membangun rasa percaya diri yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat self-awareness narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi 228 narapidana dan sampel 70 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang memuat tiga dimensi self-awareness menurut Goleman, yaitu kesadaran emosional diri, penilaian diri yang akurat, dan kepercayaan diri. Analisis data meliputi uji normalitas, analisis deskriptif, kategorisasi, serta uji t satu sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas narapidana berada pada kategori sedang (38%), diikuti kategori rendah (29%), tinggi (19%), serta sangat rendah dan sangat tinggi masing-masing 7%. Berdasarkan dimensi, aspek kepercayaan diri memiliki skor rata-rata tertinggi, disusul kesadaran emosi diri, sementara penilaian diri yang akurat menempati posisi terendah. Uji t satu sampel mengindikasikan bahwa skor rata-rata self-awareness (M = 56,73) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan nilai pembanding (45). Hasil ini menunjukkan bahwa narapidana memiliki tingkat self-awareness yang cukup baik, namun masih diperlukan perhatian khusus pada aspek penilaian diri akurat yang relatif rendah.
Nova Berliana - Personal Name
SKRIPSI BKI 1226
158.3
Text
Indonesia
2025
serang
xv + 110hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







